Bebas dari Penjara, WN Rusia yang Terlibat Kasus Narkotika di Bali Dideportasi

Kompas.com - 19/09/2021, 16:34 WIB
Ilustrasi deportasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi deportasi.

BALI, KOMPAS.com - Seorang warga negara (WN) Rusia bernama Vladimir Rybnikov dideportasi Rumah Detensi Imigrasi Denpasar.

Pendeportasian itu dilakukan usai WNA tersebut melanggar Pasal 75 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian juncto Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika oleh Rumah Detensi Imigrasi Denpasar.

Baca juga: Malaysia Kembali Deportasi 198 PMI Asal NTT, Ini Penyebabnya

"WNA tersebut dideportasi dan dimasukkan ke dalam daftar penangkalan Direktorat Jenderal Imigrasi," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk dalam keterangan tertulis, Minggu (19/9/2021).

Jamaruli menjelaskan, proses pendeportasian terhadap WNA itu dilakukan pada Sabtu (18/9/2021).

WN Rusia itu diberangkatkan melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai dikawal tiga petugas menggunakan pesawat Citilink menuju Bandara Intenasional Soekarno Hatta.

Ia kemudian dideportasi melalui TPI Bandara Internasional Soekarno Hatta menggunakan maskapai Turkish Airlines dari Jakarta (CGK) menuju Istanbul (IST) dengan nomor penerbangan TK 057.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemudian take off dari Istanbul (IST) menuju Pulkovo Moskow (LED) dengan nomor penerbangan TK 401," tuturnya.

Vladimir Rybnikov, lanjut Jamaruli, tiba di Bali pada April 2018.

WNA tersebut kemudian ditetapkan sebagai terpidana terkait kepemilikan narkotika pada 22 November 2018.

Baca juga: Lukis Wajah Menyerupai Masker dan Kelabui Satpam Swalayan, WNA di Bali Terancam Denda hingga Deportasi

Ia dikenai putusan pidana selama empat tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar subsider satu bulan penjara pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kerobokan.

"Yang bersangkutan dinyatakan bebas pada tanggal 16 September 2021 dan diserahkan kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai," jelas Jamaruli.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.