Kompas.com - 12/09/2021, 16:39 WIB
Wali Kota Batam HM Rudi KOMPAS.com/HADI MAULANAWali Kota Batam HM Rudi

BATAM, KOMPAS.com – Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang sebelumnya sempat dinyatakan memiliki tingkat risiko penyebaran Covid-19 rendah, kali ini kembali mengkhawatirkan.

Saat ini, ada tiga kecamatan di Batam kembali berstatus zona merah risiko penyebaran Covid-19. 

Wali Kota Batam HM Rudi mengatakan, berdasarkan data dari tim Satgas Covid-19 Batam, saat ini Kecamatan Sekupang, Batuaji, dan Kecamatan Batam Kota berstatus zona merah.

Baca juga: Singapura Berencana Kirim Vaksin Astrazeneca untuk Batam

Adapun total pasien dengan kasus aktif yang masih dalam perawatan hingga saat ini tercatat sebanyak 135 orang.

“Untuk pasien yang sembuh hingga saat ini mencapai 24.713 orang dan meninggal dunia 824 orang,” kata Rudi, Minggu (12/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk kecamatan yang berstatus zona merah, pasien positif tercatat paling banyak berada di Kecamatan Batam Kota dengan total pasien yang dirawat saat ini sebanyak 34 orang.

Baca juga: Marlin Agustina Rudi Resmi Jabat Ketua Umum Pikori BP Batam

Kemudian Kecamatan Batuaji ada sebanyak 28 orang dan Kecamatan Sekupang ada 21 orang.

Tidak saja zona kuning, di Batam juga ada beberapa kecamatan yang dianggap rendah memiliki risiko dari penyebaran Covid-19 atau zona hijau, yakni Kecamatan Bulang dan Kecamatan Galang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.