Video Viral Perempuan Pecahkan Kaca Mobil Pakai Helm, Ternyata ASN Puskesmas di Ngawi

Kompas.com - 25/08/2021, 11:54 WIB
Viral beredar video berdurasi 8 detik yang menayangkan perempuan berseragam setelan coklat ASN di Kabupaten Ngawi memecahkan kaca sebuah mobil dengan helm yang dibawanya KOMPAS.COM/Viral beredar video berdurasi 8 detik yang menayangkan perempuan berseragam setelan coklat ASN di Kabupaten Ngawi memecahkan kaca sebuah mobil dengan helm yang dibawanya

MAGETAN, KOMPAS.com – Sebuah video yang menunjukkan seorang perempuan berjaket abu-abu dan baju setelan coklat memecahkan kaca mobil menggunakan helm viral di media sosial.

Kepala Puskesmas Teguhan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Muda Trimaryo Prisadono mengakui bahwa perempuan yang ada di video tersebut adalah tenaga kesehatan berstatus aparatur sipil negara (ASN) di tempatnya.

"Iya dia nakes, bagian farmasi di Puskesmas Teguhan," ujar Muda melalui sambungan telepon, Rabu (25/8/2021).

Baca juga: Menengok Pemberlakuan PTM di Magetan, Orangtua Keluhkan Seragam Tak Muat karena Lama Tak Dipakai

Muda menyebutkan, mobil putih berpelat nomor AD 8667 PF yang dipecahkan kacanya itu adalah milik perempuan itu sendiri.

“Itu memang mobil milik pelaku yang biasa dipakai suaminya,” katanya.

Meski demikian, Muda mengaku tidak mengetahui pasti penyebab pegawainya itu nekat merusak kaca mobil miliknya sendiri dengan menggunakan helm.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaku diketahui memang sempat minta izin untuk menenangkan diri pada Selasa (24/8/2021) karena diminta keterangan di tempat kerja suaminya.

“Dia minta izin menenangkan diri istirahat, kemarin dimintai keterangan tempat suaminya bekerja,” ucapnya.

Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan di Subang: Amalia Mustika Ratu Ditemukan dalam Keadaan Tanpa Busana, Tak Ada Tanda Kekerasan Seksual

Dalam video 8 detik yang beredar itu menunjukkan perempuan mengenakan jilbab dan jaket abu-abu memukulkan helm ke kaca depan sebuah mobil berwarna putih. Kaca mobil itu pun terlihat pecah.

Terlihat seorang pria berseragam ASN di sampingnya berusaha menenangkan perempuan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan yang Terjebak Banjir di Kawasan Senggigi Berhasil Dievakuasi

Wisatawan yang Terjebak Banjir di Kawasan Senggigi Berhasil Dievakuasi

Regional
Komplotan Pemalsu Kartu Prakerja di Bandung Ternyata Curi Data dari Situs BPJS Ketenagakerjaan

Komplotan Pemalsu Kartu Prakerja di Bandung Ternyata Curi Data dari Situs BPJS Ketenagakerjaan

Regional
Kadis ESDM Sultra Jadi Tersangka Korupsi Izin Pertambangan

Kadis ESDM Sultra Jadi Tersangka Korupsi Izin Pertambangan

Regional
Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Regional
Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Regional
Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Regional
Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Regional
Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Regional
Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Regional
Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Regional
Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Regional
Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Regional
Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Regional
3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

Regional
Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.