Sebuah Gang di Kediri Micro Lockdown Setelah 9 Warga Termasuk Anak-anak Positif Covid-19

Kompas.com - 10/08/2021, 13:24 WIB
Gang Kenongo di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Jawa Timur, ditutup sementara mulai Sabtu (8/8/2021), akibat 9 warganya terkonfirmasi Covid-19. Dok.Pemkot KediriGang Kenongo di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Jawa Timur, ditutup sementara mulai Sabtu (8/8/2021), akibat 9 warganya terkonfirmasi Covid-19.

KEDIRI, KOMPAS.com - Kelurahan Ngronggo menerapkan micro lockdown di sebuah gang menyusul temuan sembilan warga termasuk anak-anak yang dinyatakan positif Covid-19.

Lurah Ngronggo Heru Sugiarto mengatakan, pemberlakuan mikro lockdown di Jalan Kenongo III dimulai sejak Sabtu (8/8/2021). Penutupan dilakukan hingga kasus Covid-19 di gang itu membaik.

"Sementara gang kita tutup dan dirikan posko PPKM Mikro," ujar Heru Sugiarto saat dihubungi lewat telepon, Selasa (10/8/2021).

Heru menambahkan, kasus positif Covid-19 di gang itu ditemukan setelah dua warga dinyatakan terpapar corona. Sampai saat ini, Heru belum mengetahui dari mana dua warga itu terpapar.

Dari dua warga tersebut, kelurahan melakukan pengamatan. Ternyata, ada sejumlah warga yang menunjukkan gejala pasien Covid-19.

Baca juga: Wali Kota Kediri: Berkat Almarhum Digma, Tracing Bisa Nomor 1 Se-Jatim

"Saya lihat ada yang batuk, demam, akhirnya kontak dengan puskesmas agar dites dan tracing," ujar Heru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemeriksaan kemudian dilakukan terhadap seluruh rumah yang ada di gang tersebut, yakni 17 rumah yang terdiri dari 22 orang.

Dari jumlah itu, ditemukan sembilan warga yang berasal dari tiga rumah yang terpapar Covid-19. Usia mereka beragam, mulai lansia sampai anak-anak.

"Ada dua anak, masing-masing usia tujuh tahun dan sebelas tahun," kata Heru.

Menurut Heru, kondisi warga yang positif Covid-19 itu semakin membaik. Kelurahan selalu mengecek kondisi kesehatan mereka, termasuk saturasi oksigen.

 

Untuk bantuan kepada warga yang isoman, menurutnya telah teratasi dari Dinas Sosial maupun lembaga lainnya.

"Saya juga berterima kasih kepada warga sekitar atau lingkungan RW yang cukup kompak. Mereka bantu suplai makanan juga," lanjutnya.

Heru mengungkapkan, dalam pengendalian Covid-19 masih menemukan adanya kendala lapangan. Yakni adanya warga yang masih menolak tracing dan pemeriksaan.

Baca juga: Kreativitas Lurah di Kediri Tangani Covid-19, Bangun Kesadaran Masyarakat dengan Lomba Berhadiah

Padahal, dia menegaskan, tracing dan testing itu cukup berguna untuk menekan penyebaran virus ini. Agar penyebarannya bisa dilokalisasi.

"Jadi fungsinya untuk memperjelas keberadaan virus. Kalau sudah diketahui, penanganan bisa sekalian," tegasnya.

Oleh sebab itu, ia mengimbau masyarakatnya untuk tidak khawatir apalagi takut memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Pacar Mahasiswi yang Meninggal di Pusara Ayahnya Ditahan, Dijerat Pasal Aborsi

Polisi Pacar Mahasiswi yang Meninggal di Pusara Ayahnya Ditahan, Dijerat Pasal Aborsi

Regional
Korban Terdampak Erupsi Gunung Semeru Dapat 22.184 Paket Bantuan dari Pemprov Jatim

Korban Terdampak Erupsi Gunung Semeru Dapat 22.184 Paket Bantuan dari Pemprov Jatim

Regional
Erupsi Gunung Semeru, 8 Penambang Pasir Diduga Terjebak di Kantor, Disebut Sempat Kirim Video Minta Tolong

Erupsi Gunung Semeru, 8 Penambang Pasir Diduga Terjebak di Kantor, Disebut Sempat Kirim Video Minta Tolong

Regional
Kesetrum, Penjaga Sekolah di Ambon Tewas Terjatuh dari Plafon Sekolah

Kesetrum, Penjaga Sekolah di Ambon Tewas Terjatuh dari Plafon Sekolah

Regional
Dibantu Alat Berat dan Anjing Pelacak, Pencarian Pengemudi Truk Terseret Banjir Lahar Merapi Belum Berhasil

Dibantu Alat Berat dan Anjing Pelacak, Pencarian Pengemudi Truk Terseret Banjir Lahar Merapi Belum Berhasil

Regional
Dua Mahasiswi Unsri Dipanggil Rektorat, Pelaku Pelecehan Seksual Tak Dihadirkan

Dua Mahasiswi Unsri Dipanggil Rektorat, Pelaku Pelecehan Seksual Tak Dihadirkan

Regional
Erupsi Gunung Semeru, 30 Rumah di Sekitar Jalur Aliran Lahar Ambruk

Erupsi Gunung Semeru, 30 Rumah di Sekitar Jalur Aliran Lahar Ambruk

Regional
Erupsi Semeru, Dinkes Jatim Perkirakan Ada Warga Tertimbun Sulit Dievakuasi, 45 Korban Luka Bakar

Erupsi Semeru, Dinkes Jatim Perkirakan Ada Warga Tertimbun Sulit Dievakuasi, 45 Korban Luka Bakar

Regional
Ahli Sebut Potensi Gunung Semeru yang Paling Berbahaya adalah Awan Panas Guguran

Ahli Sebut Potensi Gunung Semeru yang Paling Berbahaya adalah Awan Panas Guguran

Regional
37 Warga Alami Luka Bakar Dampak Awan Panas Gunung Semeru Dilarikan ke Puskesmas dan RS

37 Warga Alami Luka Bakar Dampak Awan Panas Gunung Semeru Dilarikan ke Puskesmas dan RS

Regional
Gunung Semeru Erupsi: Dari Data, Hikayat, sampai Peta Bencana

Gunung Semeru Erupsi: Dari Data, Hikayat, sampai Peta Bencana

Regional
35 Warga Luka Bakar Akibat Awan Panas Guguran Semeru, 11 Orang Dirujuk ke RS

35 Warga Luka Bakar Akibat Awan Panas Guguran Semeru, 11 Orang Dirujuk ke RS

Regional
Erupsi Semeru Putus Jembatan Penghubung Malang-Lumajang, Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas

Erupsi Semeru Putus Jembatan Penghubung Malang-Lumajang, Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas

Regional
Abu Vulkanik Gunung Semeru Mengarah ke Barat Daya, Diperkirakan Sampai Besok

Abu Vulkanik Gunung Semeru Mengarah ke Barat Daya, Diperkirakan Sampai Besok

Regional
Polda Jatim Terjunkan 200 Personel Bantu Tangani Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Polda Jatim Terjunkan 200 Personel Bantu Tangani Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.