Pemkot Ambon Mulai Salurkan Bansos PPKM, Warga Terdampak Terima 10 Kg Beras

Kompas.com - 21/07/2021, 08:23 WIB
Pemerintah Kota Ambon mulai menyerahkan bantuan sosial (Bansos) berupa beras 10 kg kepada warga terdampak kebijakan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat di Kota Ambon, Senin (19/7/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYPemerintah Kota Ambon mulai menyerahkan bantuan sosial (Bansos) berupa beras 10 kg kepada warga terdampak kebijakan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat di Kota Ambon, Senin (19/7/2021)

AMBON, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Ambon mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di ibu kota provinsi Maluku tersebut.

Bansos yang disalurkan ini merupakan bantuan pertama setelah Pemkot Ambon menerapkan PPKM skala mikro sejak sepekan lalu.

Adapun basos yang disalurkan kepada warga terdampak berupa beras 10 kilogram bagi setiap kepala keluarga penerima.

Penyaluran bantuan beras 10 kilogram diluncurkan secara resmi oleh Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy di Gudang Bulog, kawasan Halong, Ambon, Senin (19/7/2021).

Wali kota Ambon, dalam sambutanya mengapresiasi pemerintah pusat dan Perum Bulog atas penyaluran bantuan beras PPKM 2021 untuk Provinsi Maluku dan kota Ambon.

Baca juga: Pasien Covid-19 RSUD Jayapura Melonjak, Krisis Oksigen, Banyak Nakes Terpapar

Menurutnya, bantuan beras ini sangat membantu masyarakat yang terdampak ekonomi karena kebijakan PPKM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk Kota Ambon, jumlah warga penerima bantuan beras tercatat 14.836 kepala keluarga. Adapun jumlah beras yang akan disalurkan kepada warga terdampak PPKM di Ambon sebanyak 148.360 kilogram.

“Jangankan 10 kilogram beras, bahkan 1 kilogram pun kita harus bersyukur karena sudah sangat membantu masyarakat dalam situasi PPKM saat ini,” kata Richard saat peluncuran program, Senin.

Secara pribadi, kata Richard, ia berat menerapkan PPKM karenabakal berdampak kepada ekonomi masyarakat.

 

Namun, hal itu merupakan kebijakan nasional yang harus dilaksanakan pemerintah daerah.

“PPKM ini adalah kebijakan nasional maka kita harus supporting dia secara bersama-sama di daerah karena mempunyai keterkaitan, tidak bisa lepaskan satu sama lain,” ungkapnya.

Baca juga: Demo Tolak PPKM di Ambon, Mahasiswa Universitas Pattimura Blokade Sejumlah Jalan

Sementara itu, Kepala Bulog Wilayah Maluku-Maluku Utara, Muhammad Taufik dalam laporannya mengatakan, telah menyiapkan pengarungan beras PPKM Tahun 2021 dalam kemasan 10 kilogram.

“Khusus kota Ambon terdata 14.836 PKM dengan total beras yang disalurkan 148.360 kg,” jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Muda Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Samarinda, Diduga Dibunuh

Wanita Muda Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Samarinda, Diduga Dibunuh

Regional
Gara-gara Asmara, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 5 Orang, Berawal Cekcok dengan Pelaku

Gara-gara Asmara, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 5 Orang, Berawal Cekcok dengan Pelaku

Regional
Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Warga Buton Ditemukan Tewas, Ini Kronologinya

Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Warga Buton Ditemukan Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Libur Maulid Nabi, ASN Pemkot Surabaya Dilarang Bepergian ke Luar Daerah

Libur Maulid Nabi, ASN Pemkot Surabaya Dilarang Bepergian ke Luar Daerah

Regional
Tepergok Akan Mencuri, Pria Ini Bunuh Pemilik Rumah, 1 Pelaku Buron

Tepergok Akan Mencuri, Pria Ini Bunuh Pemilik Rumah, 1 Pelaku Buron

Regional
'Guru-guru yang Kemarin Saya Tegur Tak Pakai Masker, Tolong Tahu Dirilah'

"Guru-guru yang Kemarin Saya Tegur Tak Pakai Masker, Tolong Tahu Dirilah"

Regional
Sekolah di Surabaya Kini Wajib Pasang Aplikasi PeduliLindungi

Sekolah di Surabaya Kini Wajib Pasang Aplikasi PeduliLindungi

Regional
Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kota Tegal 98,60 Persen, Kedua 60,90 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kota Tegal 98,60 Persen, Kedua 60,90 Persen

Regional
Kasus Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar, Terungkap Korban Dibunuh Kekasihnya Sebelum Gantung Diri

Kasus Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar, Terungkap Korban Dibunuh Kekasihnya Sebelum Gantung Diri

Regional
Tanggapi Polemik Banteng Vs Celeng, Jekek: Jadi Pembelajaran Politik yang Sehat

Tanggapi Polemik Banteng Vs Celeng, Jekek: Jadi Pembelajaran Politik yang Sehat

Regional
Remaja di Buton Tewas Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Jasadnya Ditemukan 9 Jam Kemudian

Remaja di Buton Tewas Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Jasadnya Ditemukan 9 Jam Kemudian

Regional
Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, Satu Rumah Roboh Timpa Kakek-Nenek, Begini Kondisinya

Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, Satu Rumah Roboh Timpa Kakek-Nenek, Begini Kondisinya

Regional
Fenomena Awan Warna-warni di Denpasar, BMKG: Jarang Terjadi

Fenomena Awan Warna-warni di Denpasar, BMKG: Jarang Terjadi

Regional
Modus Ajak Rujuk, Wanita Ini Bawa Kabur dan Gadaikan Motor Mantan Suaminya

Modus Ajak Rujuk, Wanita Ini Bawa Kabur dan Gadaikan Motor Mantan Suaminya

Regional
Seorang IRT Ditemukan Tewas di Rumah, Terungkap Pelakunya Tetangga Korban

Seorang IRT Ditemukan Tewas di Rumah, Terungkap Pelakunya Tetangga Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.