Pemkot Batu Bantah Ada Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 yang Layani Pasien

Kompas.com - 02/07/2021, 15:30 WIB
Ilustrasi tenaga kesehatan (nakes), tenaga medis, pekerja medis. Garda depan penanganan Covid-19. SHUTTERSTOCK/ELDAR NURKOVICIlustrasi tenaga kesehatan (nakes), tenaga medis, pekerja medis. Garda depan penanganan Covid-19.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur membantah kabar viral yang menyebut ada tenaga kesehatan yang menunggu hasil PCR masih melayani pasien.

Bantahan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Batu, Onny Ardianto.

Menurutnya, tenaga kesehatan yang sedang menunggu hasil tes usap PCR, menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Viral, Curhatan Nakes Tetap Layani Pasien meski Sedang Tunggu Hasil Tes PCR, Ini Kata Pemkot Batu

"Selama nakes menunggu hasil confirm, nakes menjalankan isolasi mandiri," kata Ony dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan kepada wartawan pada Kamis (1/7/2021).

Ia juga menegaskan tidak ada tenaga kesehatan yang positif Covid-19 yang masih melayani pasien.

"Tidak ada nakes dengan status terkonfirmasi Covid-19 yang memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menyebut tidak semua tenaga kesehatan di puskesmas menjalani tes usap PCR.

Baca juga: Vaksinasi di Sumatera Selatan untuk Masyarakat Umum Dibuka, Warga Cukup Bawa KTP

Mereka yang menjalani tes PCR hanya tenaga kesehatan yang kontak erat dengan pasien Covid-19.

"Tidak semua tenaga kesehatan di Puskesmas dilakukan tes PCR. Tenaga kesehatan yang tes PCR adalah tenaga kesehatan yang memenuhi kriteria sebagai kontak erat dengan pasien konfirmasi Covid-19 atau bergejala mengarah Covid-19," katanya.

Pernyataan tersebut dikeluarkan Pemkot Surabaya setelah viral tangkapa layar tulisan yang diduga dibuat oleh tenaga kesehatan yang bekerja di salah satu puskesmas di Kota Batu, Jawa Timur.

Baca juga: Tunda Sekolah Tatap Muka, Pemkot Malang: Kita Mengikuti PPKM Darurat Dulu


Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Musda Golkar Luwu Timur Ricuh, Peserta Lempar Piring dan Banting Meja

Musda Golkar Luwu Timur Ricuh, Peserta Lempar Piring dan Banting Meja

Regional
Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo Bantul Diduga Berjenis Kelamin Laki-laki

Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo Bantul Diduga Berjenis Kelamin Laki-laki

Regional
21 Formasi CPNS Pemkot Salatiga Sepi Peminat

21 Formasi CPNS Pemkot Salatiga Sepi Peminat

Regional
Usaha Pemprov NTB Genjot Vaksinasi Covid-19 Terkendala, Wagub NTB: Kami Lagi Krisis Vaksin...

Usaha Pemprov NTB Genjot Vaksinasi Covid-19 Terkendala, Wagub NTB: Kami Lagi Krisis Vaksin...

Regional
Kabupaten Bogor Bawa 83 Atlet PON XX Papua, Bupati Janjikan Hadiah

Kabupaten Bogor Bawa 83 Atlet PON XX Papua, Bupati Janjikan Hadiah

Regional
Bupati Kampar Janji Bangun GOR di Kampung Leani, Peraih Medali Emas Paralimpiade

Bupati Kampar Janji Bangun GOR di Kampung Leani, Peraih Medali Emas Paralimpiade

Regional
90 Siswa SMPN 4 Mrebet Positif Covid-19, Bupati Purbalingga: Hampir Semuanya OTG

90 Siswa SMPN 4 Mrebet Positif Covid-19, Bupati Purbalingga: Hampir Semuanya OTG

Regional
Jelang Musim Hujan, Begini Upaya Wali Kota Eri Cahyadi Hadapi Ancaman Banjir di Surabaya

Jelang Musim Hujan, Begini Upaya Wali Kota Eri Cahyadi Hadapi Ancaman Banjir di Surabaya

Regional
Tak Terima Ditegur, Remaja Putus Sekolah di Jepara Tusuk Ibu Kandung hingga Tewas

Tak Terima Ditegur, Remaja Putus Sekolah di Jepara Tusuk Ibu Kandung hingga Tewas

Regional
Perampokan dan Pembunuhan Pemilik Toko Emas di Bandung Diduga Tanpa Rencana

Perampokan dan Pembunuhan Pemilik Toko Emas di Bandung Diduga Tanpa Rencana

Regional
Anak di Bawah 12 Tahun di Surabaya Boleh Masuk Mal, Pedagang Bisa Jualan sampai Jam 24.00 WIB

Anak di Bawah 12 Tahun di Surabaya Boleh Masuk Mal, Pedagang Bisa Jualan sampai Jam 24.00 WIB

Regional
90 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga yang Positif Covid-19 Diisolasi Terpusat, Ini Alasan Dinkes

90 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga yang Positif Covid-19 Diisolasi Terpusat, Ini Alasan Dinkes

Regional
Cabor Eksebisi PON XX Papua Dimulai, Panggung Pertandingan E-Sport Tuai Pujian

Cabor Eksebisi PON XX Papua Dimulai, Panggung Pertandingan E-Sport Tuai Pujian

Regional
PPKM Riau Turun ke Level 2

PPKM Riau Turun ke Level 2

Regional
Rp 66 Miliar Anggaran Perjalanan Dinas dan Pengadaan Baju ASN Madiun Dialihkan untuk Tangani Covid-19

Rp 66 Miliar Anggaran Perjalanan Dinas dan Pengadaan Baju ASN Madiun Dialihkan untuk Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.