2 Rumah Ibadah dan Sebuah Sekolah Rusak akibat Gempa di Maluku Tengah

Kompas.com - 16/06/2021, 22:33 WIB

AMBON, KOMPAS.com- Dua rumah ibadah di Kabupaten Maluku Tengah ikut mengalami kerusakan akibat dampak dari guncangan gempa bermagnitudo 6,1 yang terjadi di wilayah tersebut, Rabu (16/6/2021).

Komandan Kodim 1502 Masohi, Letkol Inf Nunung Wahyu Nugroho mengatakan, kedua rumah ibadah yang mengalami kerusakan itu berada di Desa Saunolu, Kecamatan Tehoru.

“Dua rumah ibadah yang rusak itu yakni masjid dan gereja keduanya di Desa Sounolu, kerusakannya ringan,” kata Wahyu kepada Kompas.com via telepon, Rabu malam.

Baca juga: Potensi Gempa Susulan dan Tsunami, Gubernur Maluku: Jauhi Pantai, Cari Tempat Tinggi

Kodim 1502 Masohi pun ikut mengerahkan prajuritnya ke desa-desa di kecamatan Tehoru untuk melakukan pendataan terhadap rumah-rumah warga dan fasilitas umum lainnya yang rusak akibat gempa.

Menurut Wahyu selain dua rumah ibadah, sebuah sekolah di desa tersebut juga ikut mengalami kerusakan ringan.

“Ada sekolah juga yang rusak ringan di desa Saunolu,” ujarnya.

Baca juga: Dampak Gempa M 6,1 di Maluku Tengah, Talud Pantai 300 Meter Rusak hingga Terjadi Patahan

 

Ilustrasi gempabodnarchuk Ilustrasi gempa
Adapun dari hasil pendataan sementara, rumah yang rusak di kecamatan Tehoru hingga kini berjumlah 25 unit.

Dari jumlah itu, sebanyak 11 rumah warga yang rusak berada di desa Saunolu.

“Sementara ini ada 11 rumah warga yang rusak di Desa Saunolu, kita masih terus inventarisasi dulu,” ujanrya.

Ia mengaku saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan. Data yang ada nantinya akan dicocokan dengan data dari setiap desa dan BPBD setempat.

“Kita inventarisasi dengan baik nanti dicocokan lagi kita khawatirkan kalau salah dalam mengimput data bisa jadi keributan apalagi kalau masyarakat minta ganti rugi,” katanya.

Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua yang dikonfirmasi Kompas.com membenarkan ada sebuah gereja dan sebuah masjid di Kecamatan Tehoru yang mengalami kerusakan ringan.

“Betul rusak ringan jadi retak-retak begitu,” ujarnya.

Baca juga: Kesaksian Warga Saat Gempa Maluku Tengah: Kami Kira Terjadi Tsunami, Lari dengan Anak-anak

Diberitakan sebelumnya, gempa bumi bermagnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Maluku Tengah pada pukul Pukul 13.43 WIT.

Akibat gempa tersebut, puluhan rumah warga di Kecamatan Tehoru mengalami kerusakan. Selain rumah, talud penahan gelombang sepanjang 300 meter juga rusak.

Pascagempa, ribuan warga di wilayah itu termasuk sejumlah warga di Masohi, ibu kota Maluku tengah juga memilih mengungsi ke tempat ketinggian.

Hingga saat ini BPBD Maluku Tengah masih terus melakukan pendataan bagi rumah-rumah warga yang rusak. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian Ayah dan Anak Selamat dari Kecelakaan Maut di Cianjur: Orang-orang Histeris

Kesaksian Ayah dan Anak Selamat dari Kecelakaan Maut di Cianjur: Orang-orang Histeris

Regional
Garut Berstatus Merah, Daerah dengan Angka Stunting Tertinggi di Jabar

Garut Berstatus Merah, Daerah dengan Angka Stunting Tertinggi di Jabar

Regional
6 Lokasi Api Abadi di Indonesia, dari Pulau Jawa hingga Kalimantan

6 Lokasi Api Abadi di Indonesia, dari Pulau Jawa hingga Kalimantan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Agustus 2022

Regional
Detik-detik Angin Kencang Porak-poranda 40 Rumah Warga di Bangkalan dalam Waktu 10 Menit

Detik-detik Angin Kencang Porak-poranda 40 Rumah Warga di Bangkalan dalam Waktu 10 Menit

Regional
Kecelakaan Truk di Tol Semarang-Solo, Dua Korban Dinyatakan Tewas

Kecelakaan Truk di Tol Semarang-Solo, Dua Korban Dinyatakan Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Agustus 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Agustus 2022

Regional
Dokter di Surabaya Dapat Tagihan Rp 80 Juta dari PLN, Ini Penyebabnya

Dokter di Surabaya Dapat Tagihan Rp 80 Juta dari PLN, Ini Penyebabnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 14 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 14 Agustus 2022

Regional
Truk Tabrak Truk Mogok di Tol Semarang-Solo, 2 Orang Meninggal

Truk Tabrak Truk Mogok di Tol Semarang-Solo, 2 Orang Meninggal

Regional
Pelaku Pembunuhan Murid SD di Ruang Kelas Diringkus Polisi, Motif Diduga karena Dendam

Pelaku Pembunuhan Murid SD di Ruang Kelas Diringkus Polisi, Motif Diduga karena Dendam

Regional
Tak Langsung Menepi Saat Hujan Deras, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir di Probolinggo

Tak Langsung Menepi Saat Hujan Deras, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir di Probolinggo

Regional
Jelang Tahun Politik, KPU Jabar Lakukan Sosialisasi Kepemiluan untuk Para Pelajar

Jelang Tahun Politik, KPU Jabar Lakukan Sosialisasi Kepemiluan untuk Para Pelajar

Regional
Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Regional
Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.