Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapal Nelayan Dibakar Massa di Lampung, Polisi Ungkap Dugaan Pemicunya

Kompas.com - 16/06/2021, 14:51 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - Aksi massa membakar Kapal Motor (KM) Sekar Tanjung 1 di Perairan Sukabanjar, Kabupaten Tanggamus, Lampung Timur, terus diselidiki polisi.

Dugaan sementara, aksi tersebut dipicu adanya sejumlah nelayan dari luar daerah yang masuk ke perairan Sukabanjar untuk mencari ikan.

Hal itu, menurut polisi, diduga memancing emosi nelayan setempat.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Terduga Pemasok Senjata KKB, Berawal Ditemukan Uang Rp 370 Juta

"Saat ini musim Timur yang di perairan itu banyak sumber daya ikan di sana lebih baik. Hal itu membuat pelaut lain datang ke daerah tersebut," kata Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Kabid Humas Polda Lampung, dilansir dari Kompas.TV.

Pasca-insiden itu, kata Zahwani, kondisi di lokasi pembakaran telah kondusif.

Baca juga: Detik-detik Kecelakaan 2 Motor di Tikungan Tajam Sarangan, Balita 7 Bulan Tewas

KM Sekar Tanjung 1 yang dibakar warga di Perairan Tanggamus.Dok. Humas Polda Lampung KM Sekar Tanjung 1 yang dibakar warga di Perairan Tanggamus.

Untuk sementara ada 10 orang sedang menjalani pemeriksaan di Polres Tanggamus untuk pendalaman kasus tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan warga di sekitar Perairan Sukabanjar nekat mendatangi KM Sekar Tanjung dan mengusirnya, Senin (14/6/2021).

Baca juga: Kapal Ikan Dibakar Puluhan Warga, ABK dan Nahkoda Dicegat di Darat walau Dikawal Polisi

Tak hanya itu, saat polisi mengevakuasi anak buah kapal dan nahkoda, warga juga sempat berusaha mengadang rombongan polisi.

Warga memaksa agar nahkoda serta ABK diserahkan kepada mereka.

(Penulis: Kontributor Lampung, Tri Purna Jaya | Editor: Aprillia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jatuh Sakit Usai Diancam saat Pembakaran Kotak Suara, Ketua KPPS di Bima Meninggal Jelang PSU

Jatuh Sakit Usai Diancam saat Pembakaran Kotak Suara, Ketua KPPS di Bima Meninggal Jelang PSU

Regional
Tinjau PSU di Manokwari, Kapolda Papua Barat Interaksi dengan Pemilih di TPS

Tinjau PSU di Manokwari, Kapolda Papua Barat Interaksi dengan Pemilih di TPS

Regional
2 Anggota KPPS di Indragiri Hulu Riau Meninggal Usai Pencoblosan

2 Anggota KPPS di Indragiri Hulu Riau Meninggal Usai Pencoblosan

Regional
1 Pelaku Penganiayaan Anggota TNI hingga Meninggal di Keerom Ditangkap, 1 Buron

1 Pelaku Penganiayaan Anggota TNI hingga Meninggal di Keerom Ditangkap, 1 Buron

Regional
Museum Bengkulu di Bengkulu: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Museum Bengkulu di Bengkulu: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Diguyur Hujan Lebat 3 Jam, Belasan Perumahan di Lampung Kebanjiran

Diguyur Hujan Lebat 3 Jam, Belasan Perumahan di Lampung Kebanjiran

Regional
2 Orang Pelaku Pembakaran 68 Kotak Suara di Bima Positif Narkoba

2 Orang Pelaku Pembakaran 68 Kotak Suara di Bima Positif Narkoba

Regional
Banjir Bandang dan Tanah Longsor Terjang Satu Desa di Sumbawa, Puluhan Rumah Terendam

Banjir Bandang dan Tanah Longsor Terjang Satu Desa di Sumbawa, Puluhan Rumah Terendam

Regional
Saat Perhitungan Suara, Warga Siram Bensin ke Kotak Suara di TPS 025 Sanggeng Manokwari

Saat Perhitungan Suara, Warga Siram Bensin ke Kotak Suara di TPS 025 Sanggeng Manokwari

Regional
Dikira Tenggelam di Irigrasi Brebes, Bocah Ini Malah Menonton Aksi Tim SAR

Dikira Tenggelam di Irigrasi Brebes, Bocah Ini Malah Menonton Aksi Tim SAR

Regional
Pemilu Susulan di Demak: Demi 'Nyoblos', Banjir Pun Diterobos

Pemilu Susulan di Demak: Demi "Nyoblos", Banjir Pun Diterobos

Regional
Cerita Disabilitas Netra Ikuti Pemungutan Suara Ulang di Sumbawa, Butuh 20 Menit di Bilik Suara

Cerita Disabilitas Netra Ikuti Pemungutan Suara Ulang di Sumbawa, Butuh 20 Menit di Bilik Suara

Regional
Perkosa 5 Bocah Perempuan, Seorang Pria di Ambon Ditangkap

Perkosa 5 Bocah Perempuan, Seorang Pria di Ambon Ditangkap

Regional
Demi Beli HP Baru, Cucu Rampok Emas dan Pukul Kepala Neneknya di Inhu Riau

Demi Beli HP Baru, Cucu Rampok Emas dan Pukul Kepala Neneknya di Inhu Riau

Regional
Buka Festival Cap Go Meh Singkawang, Sandiaga: Perkembengan Pariwisata Kalbar Luar Biasa

Buka Festival Cap Go Meh Singkawang, Sandiaga: Perkembengan Pariwisata Kalbar Luar Biasa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com