Walkot Bobby Terima Laporan Ombudsman soal Tabung Oksigen RS Pirngadi, Sebut Akan Jadi Koreksi Besar

Kompas.com - 11/06/2021, 13:24 WIB
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar menyerahkan laporan akhir hasil pemeriksaan (LAHP) dugaan kasus tabung oksigen kosong di RS Pirngadi kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution, Jumat (11/6/2021). Dok. Ombudsman RI Perwakilan SumutKepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar menyerahkan laporan akhir hasil pemeriksaan (LAHP) dugaan kasus tabung oksigen kosong di RS Pirngadi kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution, Jumat (11/6/2021).

 

Perbaikan peralatan dan SDM

 

Bobby pun menegaskan akan segera mengambil langkah-langkah untuk melakukan perbaikan di sana.

"Sudah jelas dari lima program prioritas, yang pertama kali itu bagaimana pelayanan kesehatan. Ini poin pertama dan buat kita banyak koreksi, ini saya terima agar program prioritas Pemko Medan bisa berjalan dengan baik," ucapnya.

Dia menegaskan, perbaikan di rumah sakit itu bukan soal sarana prasarana atau alat-alat medis, tetapi bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mulai dari dokter, perawat hingga paramedis agar lebih mumpuni dalam melayani masyarakat.

"Ini menjadi satu kesatuan. Jangan hanya sarana yang baik, tapi masuk kesana, teman-teman RS Pirngadi cemberut, ini tak ada guna," pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan keributan di RS Pirngadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak seorang pria memarahi petugas medis yang diduga lalai merawat ibunya yang sedang kritis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam video berdurasi 56 detik tersebut terlihat keluarga pasien menuduh perawat melakukan kelalaian karena memasang tabung oksigen yang diduga kosong. Pasien tersebut akhirnya meninggal dunia. Kejadian tersebut diketahui terjadi pada 26 Mei lalu.

Atas kasus itu, Ombudsman langsung melakukan serangkaian pemeriksaan dengan memanggil sejumlah pihak. Dalam laporan hasil pemeriksaan itu, Ombudsman mendesak RS Pirngadi segera melakukan kalibrasi alat-alat medis, mencatat laporan penggunaan alat medis secara berkala, hingga mengalokasikan anggaran untuk itu.

"Makanya tadi, rekomendasi kami segera lakukan kalibrasi. Segera alokasikan anggaran. Jangan nanti, alasannya enggak ada anggaran," tutup Abyadi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan Emas Dalam Lampu LED Senilai Ratusan Juta Digagalkan Bea Cukai Batam

Penyelundupan Emas Dalam Lampu LED Senilai Ratusan Juta Digagalkan Bea Cukai Batam

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Perampok Toko Emas di Medan | Nelayan Lihat Kapal Perang China di Laut Natuna

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Perampok Toko Emas di Medan | Nelayan Lihat Kapal Perang China di Laut Natuna

Regional
Kaki Suroto Gemetar Saat Hendak Bentangkan Poster ke Arah Jokowi

Kaki Suroto Gemetar Saat Hendak Bentangkan Poster ke Arah Jokowi

Regional
Bertemu Presiden di Istana, Suroto yang Bentangkan Poster Minta Maaf, Jokowi: Justru Saya Berterima Kasih

Bertemu Presiden di Istana, Suroto yang Bentangkan Poster Minta Maaf, Jokowi: Justru Saya Berterima Kasih

Regional
Hendak Antar Makanan ke Kebun Sawit, Seorang Istri Temukan Jasad Suaminya dalam Keadaan Hangus

Hendak Antar Makanan ke Kebun Sawit, Seorang Istri Temukan Jasad Suaminya dalam Keadaan Hangus

Regional
Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dimakamkan, Keluarga: Mohon Transparan Apa yang Terjadi

Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dimakamkan, Keluarga: Mohon Transparan Apa yang Terjadi

Regional
Puluhan Ibu Sosialita di Makassar Tertipu Investasi Bodong Bermodus Arisan Online, Kerugian Ratusan Juta

Puluhan Ibu Sosialita di Makassar Tertipu Investasi Bodong Bermodus Arisan Online, Kerugian Ratusan Juta

Regional
Tim SAR Perpanjang Pencarian 25 ABK KM Hentri yang Hilang di Laut Maluku

Tim SAR Perpanjang Pencarian 25 ABK KM Hentri yang Hilang di Laut Maluku

Regional
KTNA Klaten Minta Pemerintah Awasi Harga Jagung di Pasaran Agar Tak Dipermainkan Kartel

KTNA Klaten Minta Pemerintah Awasi Harga Jagung di Pasaran Agar Tak Dipermainkan Kartel

Regional
Pecah Ban, Terios Berpenumpang 9 Orang Terguling di Jalan Tol Lampung, 3 Tewas, Begini Kronologinya

Pecah Ban, Terios Berpenumpang 9 Orang Terguling di Jalan Tol Lampung, 3 Tewas, Begini Kronologinya

Regional
Seorang Guru Positif Covid-19, PTM di SDN Sananwetan 3 Kota Blitar Dihentikan Sementara

Seorang Guru Positif Covid-19, PTM di SDN Sananwetan 3 Kota Blitar Dihentikan Sementara

Regional
Motif Pembobol Balai Kota Makassar karena Terdesak Biaya Nikah

Motif Pembobol Balai Kota Makassar karena Terdesak Biaya Nikah

Regional
Vaksinasi Covid-19 di Balikpapan Disebut Dikenai Tarif Rp 56.000, Ini Penjelasan Apindo

Vaksinasi Covid-19 di Balikpapan Disebut Dikenai Tarif Rp 56.000, Ini Penjelasan Apindo

Regional
Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Harta Kekayaan Alex Noerdin Mencapai Rp 28 M

Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Harta Kekayaan Alex Noerdin Mencapai Rp 28 M

Regional
Rugikan Negara Rp 170 Miliar, Tersangka Kasus Kredit Macet Bank Jatim Cabang Kepanjen Dijebloskan ke Penjara

Rugikan Negara Rp 170 Miliar, Tersangka Kasus Kredit Macet Bank Jatim Cabang Kepanjen Dijebloskan ke Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.