Ramai Gambar Pria Tewas di Atas Ruko, Polisi Duga Kesetrum Saat Akan Curi Kompresor AC

Kompas.com - 15/05/2021, 09:11 WIB

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Seorang pria yang diduga hendak mencuri kompresor AC di bangunan ruko yang terlatak di Jalan Angkatan 45, RT 39, RW 12, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, Sumatera Selatan ditemukan tewas tersengat aliran listrik.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu  pertama kali terlihat oleh saksi bernama Wahyu (20) yang merupakan teknisi di Light Rail Transit (LRT), sekitar pukul 18.00 WIB, pada Jumat (15/5/2021) kemarin.

Wahyu merasa curiga, lantaran melihat pria itu dalam kondisi telentang.

Kemudian, ia merekam kejadian itu dan menyebarkannya ke group WhatsApp hingga akhirnya kabar tersebut diketahui oleh pihak kepolisian setempat.

Baca juga: Sedang Berlibur Pulang Kampung, Pegawai PLN Malah Tewas Kesetrum di Rumah Tetangga

Polsek Ilir Barat 1 Palembang bersama tim identiikasi pun langsung datang ke lokasi dan menemukan laki-laki tanpa identias itu yang ternyata sudah dalam kondisi tewas.

Kapolsek Ilir Barat 1 Palembang Komisaris Polisi (Kompol) Roy Tambunan mengatakan, kondisi jenazah korban saat ditemukan sudah dalam keadaan kaku.

Selain itu, mulut dan hidung korban telah mengeluarkan darah.

Menurut Roy, saat hendak melakukan evakuasi ruko kunci ruko itu pun sudah dalam keadaan rusak.  

Baca juga: Main Game Sambil Mengecas Ponsel, Santri Ini Tewas Kesetrum, Begini Ceritanya

"Di dalam saku celana korban juga ditemukan tang, dugaannya pria ini hendak mencuri kompresor AC yang ada di luar namun kesetrum. Di tubuh korban juga tidak ada ditemukan tanda kekerasan," kata Roy, lewat pesan singkat Sabtu (15/5/2021).

Roy menjelaskan, lokasi ruko penemuan mayat itu kosong tanpa penghuni.

Sehingga, ia menduga korban memanfaatkan kondisi tesebut dengan masuk secara diam-diam dan merusak gembok yang ada di dalam.

 

Hal itu dikuatkan dengan adanya temuan gembok yang rusak, serta tak adanya tanda kekerasan di tubuh korban.

"Identitasnya tidak ada, sekarang jenazah masih di ruang kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara.Diduga korban ini hendak mencuri," ujarnya.

Beberapa saksi saat ini telah dimintai keterangan terkait temuan mayat tersebut, termasuk teknisi LRT yang pertama kali menemukan korban.

Dari keterangan itu, penyidik akan menyimpulkan lebih jelas penyebab korban tewas.

"Ruko itu kosong karena sudah lama tidak digunakan lagi,"jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

317 Produk Kosmetik Bermasalah Ditemukan di 4 Wilayah NTT

317 Produk Kosmetik Bermasalah Ditemukan di 4 Wilayah NTT

Regional
Kabel Optik Bawah Laut Putus karena Gempa, Layanan Perbankan di Simeulue Terganggu

Kabel Optik Bawah Laut Putus karena Gempa, Layanan Perbankan di Simeulue Terganggu

Regional
PSHT dan Warga yang Cekcok di Yogyakarta Berakhir Damai di Kantor Polisi

PSHT dan Warga yang Cekcok di Yogyakarta Berakhir Damai di Kantor Polisi

Regional
Begini Kronologi Pembunuhan Mayat Penuh Luka di Purworejo

Begini Kronologi Pembunuhan Mayat Penuh Luka di Purworejo

Regional
Hendak ke Malaysia, 58 Pekerja Migran Ilegal Asal Indonesia, Bangladesh dan Myanmar Diamankan di Riau

Hendak ke Malaysia, 58 Pekerja Migran Ilegal Asal Indonesia, Bangladesh dan Myanmar Diamankan di Riau

Regional
Profil Kota Semarang, Ibu Kota Jawa Tengah

Profil Kota Semarang, Ibu Kota Jawa Tengah

Regional
Sultan HB X Beri Pilihan untuk Siswi yang Dipaksa Pakai Jilbab, Orangtua dan Sekolah Berdamai

Sultan HB X Beri Pilihan untuk Siswi yang Dipaksa Pakai Jilbab, Orangtua dan Sekolah Berdamai

Regional
Diintimidasi Sopir Truk Batu Bara, 4 SPBU di Bengkulu Berhenti Jual Biosolar

Diintimidasi Sopir Truk Batu Bara, 4 SPBU di Bengkulu Berhenti Jual Biosolar

Regional
Kasus PMK Melonjak, Pemkab Bima Bentuk Satgas

Kasus PMK Melonjak, Pemkab Bima Bentuk Satgas

Regional
Konser Dream Theater di Solo, Perjuangan Fans: Izin Istri Dulu

Konser Dream Theater di Solo, Perjuangan Fans: Izin Istri Dulu

Regional
Kabur, Polisi Sebar Foto Pria Diduga Bunuh Istri di Maluku

Kabur, Polisi Sebar Foto Pria Diduga Bunuh Istri di Maluku

Regional
Pemkot Solo Laporan Oknum Jual Beli Lahan Bong Mojo, Polisi: Sudah Naik ke Penyidikan

Pemkot Solo Laporan Oknum Jual Beli Lahan Bong Mojo, Polisi: Sudah Naik ke Penyidikan

Regional
Cabuli dan Jual Remaja Putri 16 Tahun, Pria di Pontianak Ditangkap Polisi

Cabuli dan Jual Remaja Putri 16 Tahun, Pria di Pontianak Ditangkap Polisi

Regional
Pesan Khusus Jokowi ke Wali Kota Pontianak: Jadikan Kota Hijau dan Tertata, Kan Kamu Arsitek

Pesan Khusus Jokowi ke Wali Kota Pontianak: Jadikan Kota Hijau dan Tertata, Kan Kamu Arsitek

Regional
Profil Kota Jayapura, Ibu Kota Provinsi Papua

Profil Kota Jayapura, Ibu Kota Provinsi Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.