Viral, Video Orangtua Marahi Kasir Indomaret karena Anaknya Beli Voucer Game Online Rp 800.000

Kompas.com - 12/05/2021, 17:38 WIB
Kasir Indomaret Simpang Mayang Perdagangan Kabupaten Simalungun, yang diminta bertanggung jawab atas voucher game online yang telah dibeli seorang anak senilai Rp 800.000. Tangkapan layar InstagramKasir Indomaret Simpang Mayang Perdagangan Kabupaten Simalungun, yang diminta bertanggung jawab atas voucher game online yang telah dibeli seorang anak senilai Rp 800.000.

SIMALUNGUN, KOMPAS.com - Viral di media sosial kasir Indomaret dituntut mengembalikan uang pembayaran voucer game online senilai Rp 800.000. 

Dalam video, terdengar seorang pria diduga orangtua si anak yang melakukan transaksi pembelian voucer tersebut tidak terima dan menuding pihak Indomaret mengizinkan pembelian voucer game online kepada anak di bawah umur. 

Baca juga: Kalau Enggak Mau Bayar Enggak Usah Jualan di Sini, Kami Enggak Takut Dilaporkan ke Polisi

"Beli game online anak di bawah umur kelas 6 SD. Berarti tidak ada menjaga privasi konsumen, hanya mencari keuntungan," ucap seorang pria dalam video tersebut. 

Baca juga: Peluk Pemudik yang Emosi, Polisi: Sambil Gemetar, Dia Bilang Ingin Mudik Bertemu Anaknya

Pria itu kemudian ngotot meminta pihak Indomaret bertanggung jawab.

Baca juga: 6 Tahun Tak Bertemu Anak, Pemudik: Saya Tak Mau Memutar Balik, Lebih Baik Dipenjara...

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang kasir Indomaret kemudian menawarkan kepada orangtua anak tersebut untuk menghubungi call center dari penyedia game.

Namun, orangtua anak kekeh bahwa pihak Indomaret yang bertanggung jawab.

"Kalau dia dewasa mau lepas tangan oke, tapi dia di bawah umur," ujar orangtua anak.

 

Dikonfirmasi terkait video itu, Direktur Pemasaran PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Wiwiek Yusuf membenarkan adanya kejadian itu. 

Peristiwa itu terjadi di Indomaret Simpang Mayang yang beralamat di Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumut. Wiwiek belum memastikan kapan kejadian itu berlangsung.

Wiwiek mengatakan, saat ini pihaknya telah berupaya melakukan pertemuan dengan orangtua si anak untuk menjelaskan persoalan tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikut Vaksinasi di Banda Aceh Bisa Dapat Sepeda Motor hingga TV, Ini Lokasi dan Jadwalnya

Ikut Vaksinasi di Banda Aceh Bisa Dapat Sepeda Motor hingga TV, Ini Lokasi dan Jadwalnya

Regional
BPBD Lebak Siapkan Jalur Evakuasi Tsunami

BPBD Lebak Siapkan Jalur Evakuasi Tsunami

Regional
Kasus Harian Naik, 92 Orang Positif Covid-19 di Provinsi Lampung

Kasus Harian Naik, 92 Orang Positif Covid-19 di Provinsi Lampung

Regional
Pleno Rekapitulasi PSU Pilkada Kalsel Rampung, Sahbirin-Muhidin Unggul

Pleno Rekapitulasi PSU Pilkada Kalsel Rampung, Sahbirin-Muhidin Unggul

Regional
Pergoki Anaknya Hendak Diperkosa, Seorang Ayah Tampar dan Pukul Pelaku

Pergoki Anaknya Hendak Diperkosa, Seorang Ayah Tampar dan Pukul Pelaku

Regional
Polda Riau Bangun Vaksinasi Center di RS Bhayangkara Pekanbaru

Polda Riau Bangun Vaksinasi Center di RS Bhayangkara Pekanbaru

Regional
Kebakaran Landa Proyek Pembangunan PLTU di Tanjung Emas Semarang

Kebakaran Landa Proyek Pembangunan PLTU di Tanjung Emas Semarang

Regional
Wacana Work From Lombok Dinantikan Pelaku Wisata Lombok Tengah

Wacana Work From Lombok Dinantikan Pelaku Wisata Lombok Tengah

Regional
Kades Bisa Belanjakan Anggaran Desa untuk Covid-19, Wagub Babel: Ada Hukumnya, Tak Perlu Khawatir

Kades Bisa Belanjakan Anggaran Desa untuk Covid-19, Wagub Babel: Ada Hukumnya, Tak Perlu Khawatir

Regional
Mayoritas Pasien Covid-19 di Babel Tanpa Gejala, RS Rujukan Pun Sepi

Mayoritas Pasien Covid-19 di Babel Tanpa Gejala, RS Rujukan Pun Sepi

Regional
3 Dosen Positif Covid-19 Meninggal, UNS Solo 'Lockdown' 7 Hari

3 Dosen Positif Covid-19 Meninggal, UNS Solo "Lockdown" 7 Hari

Regional
Warga Dumai Dengar Dentuman Keras, Ternyata Tangki Biodiesel Meledak, 2 Pekerja Tewas

Warga Dumai Dengar Dentuman Keras, Ternyata Tangki Biodiesel Meledak, 2 Pekerja Tewas

Regional
Soal Isu Prabowo-Puan di Pilpres 2024, Ini Tanggapan Rachmawati Soekarnoputri

Soal Isu Prabowo-Puan di Pilpres 2024, Ini Tanggapan Rachmawati Soekarnoputri

Regional
Satgas Covid-19: Vaksinasi Lansia Bisa Daftar ke Puskesmas, Tinggal Bawa KTP

Satgas Covid-19: Vaksinasi Lansia Bisa Daftar ke Puskesmas, Tinggal Bawa KTP

Regional
Total 766 ASN Karawang Positif Covid-19, Pelayanan Publik Jalan Terus

Total 766 ASN Karawang Positif Covid-19, Pelayanan Publik Jalan Terus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X