Kompas.com - 06/04/2021, 10:36 WIB

KOMPAS.com - Ika Nesti, warga Desa Srebegan, Klaten, Jawa Tengah, tak bisa menahan air mata saat melihat jasad adiknya, MRS (15), masuk ke liang lahat.

MRS tewas usai mengikuti latihan pencak silat di lapangan Balai Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Klaten, pada Sabtu (3/4/2021).

"Adikku, ingin lihat adikku," teriak Ika saat berjalan mendekat ke pusara adiknya, dilansir dari Tribunnews.

Perasaan duka Ika menyentuh sejumlah warga yang turut hadir saat pemakaman. Bagaimana tidak, Ika selama ini hanya tinggal berdua dengan adiknya tersebut.

Baca juga: Remaja di Klaten Tewas Usai Ikut Latihan Silat, Warga: Sempat Dicegah Ayahnya...

Sang ibu telah meninggal dan ayah Ika sedang merantau untuk bekerja di Kalimantan.

Menurut Arif, salah satu tetangg korban, MRS merupakan remaja yang baik.

MRS sendiri saat ini juga masih berstatus pelajar kelas 3 MTs Negeri Srebengan, Ceper, Klaten.

"Dia itu baik banget tidak neko-neko, kalau dimintai tolong langsung mau," ungkap Arif, Minggu (4/4/2021). 

Seperti diberitakan sebelumnya, MRS pulang tak bernyawa setelah mengikuti latihan pencak silat.

Baca juga: Remaja 15 Tahun Tewas Saat Latihan Silat, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 5 Cara Cek NIK Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

5 Cara Cek NIK Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Regional
Mantan Pembalap Motor Balikpapan Ditangkap, Bobol Sejumlah Indomaret, Gasak Ratusan Rokok

Mantan Pembalap Motor Balikpapan Ditangkap, Bobol Sejumlah Indomaret, Gasak Ratusan Rokok

Regional
2 Tahun Dihentikan, Akhirnya Tour de Bintan Kembali Digelar Tahun Ini

2 Tahun Dihentikan, Akhirnya Tour de Bintan Kembali Digelar Tahun Ini

Regional
Modus Investasi di Koperasi, Emak-emak di Balikpapan Tipu Kliennya hingga Rp 300 Juta

Modus Investasi di Koperasi, Emak-emak di Balikpapan Tipu Kliennya hingga Rp 300 Juta

Regional
Jadi Petani Sehari, Alternatif Mengisi Liburan Anak Sekolah di Salatiga

Jadi Petani Sehari, Alternatif Mengisi Liburan Anak Sekolah di Salatiga

Regional
Enggan Undang Investor, Warga Bangka Barat Buat Usaha Tambang Timah Sendiri

Enggan Undang Investor, Warga Bangka Barat Buat Usaha Tambang Timah Sendiri

Regional
Minimnya Tempat Penginapan dan Rekayasa Lalu Lintas Jadi Bahan Evaluasi Pelaksanaan MXGP Samota

Minimnya Tempat Penginapan dan Rekayasa Lalu Lintas Jadi Bahan Evaluasi Pelaksanaan MXGP Samota

Regional
Jateng Selatan Masih Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga Akhir Juni, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Jateng Selatan Masih Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga Akhir Juni, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Regional
Sidang Gugatan Warga Padang terhadap Jokowi Soal Utang Tahun 1950, Saksi: Saya Temukan Surat Obligasi dalam Kotak Kayu

Sidang Gugatan Warga Padang terhadap Jokowi Soal Utang Tahun 1950, Saksi: Saya Temukan Surat Obligasi dalam Kotak Kayu

Regional
Pria Penganggur Ditangkap Polisi di Pinggir Jalan, Ternyata Begini...

Pria Penganggur Ditangkap Polisi di Pinggir Jalan, Ternyata Begini...

Regional
Petani Karet Diserang Beruang Madu di Riau, Selamat Setelah Pura-pura Pingsan

Petani Karet Diserang Beruang Madu di Riau, Selamat Setelah Pura-pura Pingsan

Regional
KLHK: Pengunjung di Taman Nasional Komodo Perlu Dibatasi

KLHK: Pengunjung di Taman Nasional Komodo Perlu Dibatasi

Regional
Asal-usul dan Sejarah Nama Jasinga

Asal-usul dan Sejarah Nama Jasinga

Regional
Dibebani Biaya Uji Laboratorium, Harga Sapi di Pangkalpinang Naik Rp 4 Juta Per Ekor

Dibebani Biaya Uji Laboratorium, Harga Sapi di Pangkalpinang Naik Rp 4 Juta Per Ekor

Regional
Pencari Suaka Asal Myanmar Pakai Dokumen Palsu Ditangkap di Riau, Tenyata Sudah Punya Istri dan Anak

Pencari Suaka Asal Myanmar Pakai Dokumen Palsu Ditangkap di Riau, Tenyata Sudah Punya Istri dan Anak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.