Kadispangtan Kota Malang Diberhentikan Sementara akibat Kasus Narkoba

Kompas.com - 31/03/2021, 15:25 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji saat diwawancara di sela rapat paripurna DPRD Kota Malang di gedung DPRD Kota Malang, Rabu (31/3/2021). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang, Sutiaji saat diwawancara di sela rapat paripurna DPRD Kota Malang di gedung DPRD Kota Malang, Rabu (31/3/2021).

MALANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Malang memberhentikan sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan), Ade Herawanto.

Pemberhetian sementara itu akibat kasus narkoba yang menyeret Ade.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, pemberhentian sementara tersebut dilakukan supaya Ade fokus dalam menghadapi perkaranya yang ditangani Polda Jawa Timur.

"Pemberhentian sementara sampai inkrah. Biar Pak Ade bisa konsentrasi dengan masalah yang dihadapi," kata Sutiaji, di sela rapat paripurna di DPRD Kota Malang, Rabu (31/3/2021).

Posisi Ade sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian digantikan oleh Sri Winarni yang saat ini menjabat sebagai asisten 3 di Pemkot Malang.

Baca juga: Usai Salah Gerebek Kamar Kolonel TNI, Kasat Narkoba Polresta Malang Dimutasi

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sri Winarni ditunjuk sebagai pelaksana tugas atau plt.

"Sudah ditunjuk plt, asisten 3 Bu Win yang dulu pernah jadi kepala dinasnya," ujar dia.

Sutiaji menuturkan, pemberhentian sementara itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil.

Dalam peraturan itu, ASN diberhentikan sementara ketika menjadi tersangka dalam tindak pidana.

"PNS diberhentikan sementara ketika menjadi tersangka sambil menunggu inkrah," ujar dia.

 

Tidak ada bantuan hukum

Sutiaji menegaskan, tidak ada bantuan hukum dari Pemerintah Kota Malang terhadap Ade. Sebab menurutnya, Ade tersangkut kasus pidana di luar tugasnya sebagai ASN.

"Dari Pemkot Malang tidak ada bantuan hukum karena yang kami bantu tentu ketika melakukan kegiatan-kegiatan kedinasan. Kalau dia tidak dalam menjalankan kegiatan dinas maka kami tidak akan mengadakan bantuan hukum," ujar dia.

Diketahui, Ade Herawanto ditangkap jajaran Polresta Malang Kota terkait kasus penyalahgunaan narkoba pada Kamis (25/3/2021).

Ade ditangkap melalui rangkaian penangkapan terhadap sejumlah pelaku lainnya. Rangkaian penangkapan itu menjadi sorotan karena polisi sempat salah sasaran dalam melakukan penggrebekan.

Baca juga: Keamanan di Surabaya dan Malang Ditingkatkan Pasca Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Penyidik sempat menggrebek Kolonel Chb TNI I Wayan Sudarsana, perwira penengah TNI yang menjabat sebagai Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad yang sedang menginap di kamar 419 di Hotel Regent Kota Malang.

Ade ditangkap di rumahnya di kawasan Blimbing, Kota Malang, dengan barang bukti berupa 1,5 gram sabu.

Selain Ade, dalam rangkaian penangkapan itu juga ditangkap F, FN, CR serta IL dan FR.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tolak Ajakan Bisnis Dekorasi Pernikahan, Nakes Dibunuh Kenalannya

Tolak Ajakan Bisnis Dekorasi Pernikahan, Nakes Dibunuh Kenalannya

Regional
Aksi Kades Bagi Bansos Door-to-door, Pastikan Tepat Sasaran dan Tak Dipotong

Aksi Kades Bagi Bansos Door-to-door, Pastikan Tepat Sasaran dan Tak Dipotong

Regional
Cerita Ibu Hamil di Banyumas Jalani Isolasi di Hotel: Di Sini Kasurnya Empuk, di Rumah Tidur Lesehan

Cerita Ibu Hamil di Banyumas Jalani Isolasi di Hotel: Di Sini Kasurnya Empuk, di Rumah Tidur Lesehan

Regional
Ditolak 3 Rumah Sakit, Pasien Batuk dan Demam Ini Meninggal di Jalan

Ditolak 3 Rumah Sakit, Pasien Batuk dan Demam Ini Meninggal di Jalan

Regional
Soal Bantuan Rp 2 Triliun, Kapolda Sumsel Memaafkan Keluarga Akidi Tio

Soal Bantuan Rp 2 Triliun, Kapolda Sumsel Memaafkan Keluarga Akidi Tio

Regional
Seorang Remaja Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Tarakan Kaltara

Seorang Remaja Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Tarakan Kaltara

Regional
Gunung Merapi Keluarkan 5 Awan Panas, Meluncur hingga 2.000 Meter

Gunung Merapi Keluarkan 5 Awan Panas, Meluncur hingga 2.000 Meter

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,6 Guncang NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bumi Magnitudo 5,6 Guncang NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pemkab Banyumas Sediakan Tempat Isolasi Gratis untuk Ibu Hamil di Hotel, Kapasitas 125 Orang

Pemkab Banyumas Sediakan Tempat Isolasi Gratis untuk Ibu Hamil di Hotel, Kapasitas 125 Orang

Regional
Gempa M 3,6 Guncang Buleleng Bali, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa M 3,6 Guncang Buleleng Bali, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Ibu dan Ayahnya Meninggal karena Covid-19, Bocah 8 Tahun Ini Ajak Sang Paman Kunjungi Makam Orangtuanya

Ibu dan Ayahnya Meninggal karena Covid-19, Bocah 8 Tahun Ini Ajak Sang Paman Kunjungi Makam Orangtuanya

Regional
2 Pembunuh Nakes di Kalsel Ditangkap, Pelaku Ingin Kuasai Harta Korban

2 Pembunuh Nakes di Kalsel Ditangkap, Pelaku Ingin Kuasai Harta Korban

Regional
Polemik Bantuan Rp 2 Triliun Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel: Mohon Maaf Atas Kegaduhan Ini

Polemik Bantuan Rp 2 Triliun Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel: Mohon Maaf Atas Kegaduhan Ini

Regional
Belum Laporkan Pelanggaran Prokes Pemakaman Bupati Yasin Payapo, Satgas: Masih Dipikirkan

Belum Laporkan Pelanggaran Prokes Pemakaman Bupati Yasin Payapo, Satgas: Masih Dipikirkan

Regional
Gubernur NTT Laporkan Pegiat Organisasi Antikorupsi ke Polisi

Gubernur NTT Laporkan Pegiat Organisasi Antikorupsi ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X