Warga Temukan Mayat Dokter Spesialis dengan Kondisi Mulut Mengeluarkan Busa di Pantai

Kompas.com - 15/03/2021, 14:45 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCK Ilustrasi.

BADUNG, KOMPAS.com - Sejumlah pemancing di Pantai Seseh, Mengwi, Badung, Bali, menemukan mayat di tepi pantai, Jumat (12/3/2021) malam.

Temuan mayat tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Mengwi. Berdasarkan identifikasi, mayat tersebut merupakan IGN Made Budiana (56), seorang dokter spesialis penyakit dalam asal Tabanan, Bali.

Baca juga: Kisah Ruth Seran Beri Kursus Gratis 5 Bahasa Asing kepada Anak-anak, Pernah Diminta Mengajar Mengaji

Setelah dievakuasi, mayat itu dibawa ke RSUP Sanglah, Denpasar.

Sampai saat ini, polisi belum mengetahui penyebab kematian korban. Namun, saat ditemukan, mulut korban mengeluarkan busa.

"Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban dan mulut korban mengeluarkan busa," kata Kasubag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Oka Bawa saat dihubungi, Senin (15/3/2021).

Selain itu di sekitar lokasi kejadian ditemukan tas hijau berisi jam tangan, ponsel, satu botol obat nyamuk, obat, kacamata, pulpen, dan dua botol air mineral.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Kronologi

Oka mengatakan, mayat itu ditemukan dua warga yang hendak memancing, Eka Pradnyana dan Wayan Sucipta, sekitar pukul 20.00 Wita. Mereka hendak memancing ikan di Pantai Seseh, sekitar Pura Batu Nunggul.

Saat berjalan menuju lokasi, mereka menemukan tas hijau di sekitar pantai. Temuan itu dilaporkan kepada warga setempat yang sedang sembahyah di pura.

Baca juga: Positif Covid-19, Wagub NTB: Keadaan Saya Baik-baik Saja dengan Kategori Tanpa Gejala

Warga pun mencari pemilik tas tersebut di sekitar pantai. Akhurnya, pemilik tas ditemukan dalam keadaan tewas sekitar pukul 23.30 Wita.

Selanjutnya dilakukan proses evakuasi terhadap mayat korban untuk dilakukan proses indentifikasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

47 Warga Positif Covid-19, Padukuhan Klaster Hajatan di Gunungkidul 'Lockdown'

47 Warga Positif Covid-19, Padukuhan Klaster Hajatan di Gunungkidul "Lockdown"

Regional
Cegah Penularan Meluas, 89 Warga Klaster Hajatan Madiun Dievakuasi ke Rumah Sakit

Cegah Penularan Meluas, 89 Warga Klaster Hajatan Madiun Dievakuasi ke Rumah Sakit

Regional
Masuk Zona Merah, Pemkab Jepara Tambah Tempat Karantina untuk Pasien Covid-19

Masuk Zona Merah, Pemkab Jepara Tambah Tempat Karantina untuk Pasien Covid-19

Regional
Unnes Terima 3.873 Mahasiswa Jalur SBMPTN, Catat Jadwal Registrasi Ulangnya

Unnes Terima 3.873 Mahasiswa Jalur SBMPTN, Catat Jadwal Registrasi Ulangnya

Regional
2 Warga Nigeria dan 1 WNI Kendalikan Jaringan Sabu 1,1 Ton dari Balik Lapas

2 Warga Nigeria dan 1 WNI Kendalikan Jaringan Sabu 1,1 Ton dari Balik Lapas

Regional
Kronologi Suami Bawa Polisi Gerebek Istri yang Selingkuh dengan Kepala Desa

Kronologi Suami Bawa Polisi Gerebek Istri yang Selingkuh dengan Kepala Desa

Regional
Fakta Covid-19 Varian India Ditemukan di Jawa Timur, 3 Warga Terinfeksi

Fakta Covid-19 Varian India Ditemukan di Jawa Timur, 3 Warga Terinfeksi

Regional
Klaster Hajatan Nikah di Madiun Bertambah Jadi 88 Orang, Ada dari Keluarga Besan

Klaster Hajatan Nikah di Madiun Bertambah Jadi 88 Orang, Ada dari Keluarga Besan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penutupan Akses Dukuh yang Terpapar Covid-19 | Pengemudi Ojol Ditangkap Saat Antar Miras Pelanggan

[POPULER NUSANTARA] Penutupan Akses Dukuh yang Terpapar Covid-19 | Pengemudi Ojol Ditangkap Saat Antar Miras Pelanggan

Regional
Duduk Perkara Kerumunan Senam Massal di Bangka, Digelar Rutin tapi Tak Berizin, Banyak Peserta Langgar Prokes

Duduk Perkara Kerumunan Senam Massal di Bangka, Digelar Rutin tapi Tak Berizin, Banyak Peserta Langgar Prokes

Regional
275 Orang di Lapas Narkotika Sleman Positif Covid-19, Berawal dari Sipir Hilang Penciuman

275 Orang di Lapas Narkotika Sleman Positif Covid-19, Berawal dari Sipir Hilang Penciuman

Regional
Detik-detik 20 Warga Bakar Kapal Ikan, lalu Cegat dan Paksa Polisi Serahkan Semua Awaknya

Detik-detik 20 Warga Bakar Kapal Ikan, lalu Cegat dan Paksa Polisi Serahkan Semua Awaknya

Regional
Pokja Genetik UGM: Covid-19 Varian Delta di Kudus Lebih Menular dan Pengaruhi Respons Imun

Pokja Genetik UGM: Covid-19 Varian Delta di Kudus Lebih Menular dan Pengaruhi Respons Imun

Regional
8 dari 16 Kecamatan di Blora Zona Merah Covid-19, Bupati: Kalau Perlu Ada Jam Malam

8 dari 16 Kecamatan di Blora Zona Merah Covid-19, Bupati: Kalau Perlu Ada Jam Malam

Regional
Hendak Ditangkap, Pengedar Sabu Ini Ajak Duel Polisi, Pelaku Ditembak, Begini Kronologinya

Hendak Ditangkap, Pengedar Sabu Ini Ajak Duel Polisi, Pelaku Ditembak, Begini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X