Orangtua Pria yang Dihukum MA Rp 150 Juta di Banyumas: Saya Tidak Mau Bayar

Kompas.com - 09/03/2021, 17:33 WIB
Sumarto (56), orang tua AS (32), warga Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINSumarto (56), orang tua AS (32), warga Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

BANYUMAS, KOMPAS.com - Keluarga AS (32), pria asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyatakan tidak akan membayar ganti rugi Rp 150 juta lantaran batal menikahi kekasihnya, SSL (31).

Orangtua AS, Sumarto (56) mengaku, baru mengetahui adanya putusan Mahkamah Agung (MA) yang menjatuhkan sanksi bagi anaknya tersebut.

"Yang jelas saya tidak mau bayar, karena tidak punya uang," kata Sumarto saat ditemui di rumahnya di Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: MA Beri Sanksi ke Pria yang Batal Nikahi Kekasihnya di Banyumas Rp 150 Juta

Sumarto mengaku kecewa terhadap keluarga calon istri anaknya, karena pembatalan rencana pernikahan tersebut berujung ke meja hijau.

"Andai kata orangtua perempuan itu bilang sama saya, saya bisa bicarakan secara kekeluargaan. Saya kira kurang etis (kalau dibawa ke jalur hukum)," ujar Sumarto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Sumarto, keluarga calon istri anaknya merupakan kerabat jauh.

"Itu masih saudara juga, masih tentangga (desa). Lebih bagusnya sidang keluarga," katanya.

Baca juga: Kronologi Pemuda Rekayasa Perampokan Agar Batal Nikah di Aceh Timur

Sumarto menceritakan, pada tahun 2018 melamar SSL untuk anaknya, AS.

Saat itu berdasarkan kesepakatan keluarga, pernikahan akan dilangsungkan setahun kemudian.

"Saya ngomong tunggu satu tahun, karena istri saya baru meninggal. Sebelum satu tahun, di tengah jalan ada masalah, anak saya enggak mau, minta putus," tutur Sumarto.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Juli 2021

Regional
Kapolda NTT Ingatkan Anggotanya Tak Arogan Selama PPKM

Kapolda NTT Ingatkan Anggotanya Tak Arogan Selama PPKM

Regional
138 Warga Klaten Isoman di Rumah Dipindahkan ke Asrama Haji Donohudan

138 Warga Klaten Isoman di Rumah Dipindahkan ke Asrama Haji Donohudan

Regional
Mulai Besok, Ada 5.000 Paket Antigen Gratis untuk Sopir Logistik di Pelabuhan Banyuwangi

Mulai Besok, Ada 5.000 Paket Antigen Gratis untuk Sopir Logistik di Pelabuhan Banyuwangi

Regional
Karhutla di Rokan Hilir Riau, Sudah Lima Hari Api Belum Padam

Karhutla di Rokan Hilir Riau, Sudah Lima Hari Api Belum Padam

Regional
Tambah 502, Sulut Kembali Catat Rekor Kasus Baru Covid-19 Sepanjang Pandemi

Tambah 502, Sulut Kembali Catat Rekor Kasus Baru Covid-19 Sepanjang Pandemi

Regional
Polisi: Video Viral Makan Nasi Liwet di Jalan Ternyata Syukuran PKL, Sambut PPKM Berakhir

Polisi: Video Viral Makan Nasi Liwet di Jalan Ternyata Syukuran PKL, Sambut PPKM Berakhir

Regional
Ikuti PPKM, Penutupan Bromo Tengger Semeru Diperpanjang

Ikuti PPKM, Penutupan Bromo Tengger Semeru Diperpanjang

Regional
Balita Tewas Dianiaya Ayahnya gara-gara Merengek Ingin Pipis, Saksi: Watak Pelaku Kasar, Sering Pukul Anak

Balita Tewas Dianiaya Ayahnya gara-gara Merengek Ingin Pipis, Saksi: Watak Pelaku Kasar, Sering Pukul Anak

Regional
Sopir Angkot Cabuli Anak Jurangan, Pelaku Ancam Aniaya Orangtua Korban

Sopir Angkot Cabuli Anak Jurangan, Pelaku Ancam Aniaya Orangtua Korban

Regional
Viral Video Warga Ambil Jenazah Pasien Covid-19 dari Puskesmas, Dibawa Pakai Pikap

Viral Video Warga Ambil Jenazah Pasien Covid-19 dari Puskesmas, Dibawa Pakai Pikap

Regional
Viral, Video Warga 'Ngaliwet' Bareng Tanpa Masker di Jalanan Saat PPKM Level 4, Polisi Turun Tangan

Viral, Video Warga "Ngaliwet" Bareng Tanpa Masker di Jalanan Saat PPKM Level 4, Polisi Turun Tangan

Regional
Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Diangkut Ambulans, Digagalkan Petugas Bea Cukai

Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Diangkut Ambulans, Digagalkan Petugas Bea Cukai

Regional
Salatiga, Kota Terindah Jawa Tengah Era Hindia Belanda, Peringati Hari Jadi ke-1271

Salatiga, Kota Terindah Jawa Tengah Era Hindia Belanda, Peringati Hari Jadi ke-1271

Regional
Kasus Video Mata Ditusuk, Mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah Diperiksa

Kasus Video Mata Ditusuk, Mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah Diperiksa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X