Kemenhub Sebut Pria yang Terapung di Danau Toba Bilang "Saya Penumpang Heli"

Kompas.com - 13/10/2015, 17:35 WIB
KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Pemandangan Danau Toba di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu (19/4/2015). Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia yang tercipta dari hasil letusan gunung berapi raksasa (supervolcano) pada 75.000 tahun silam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membenarkan informasi bahwa tim SAR telah menemukan korban helikopter EC 130 PK-BKA milik PT Penerbangan Angkasa Semesta (PAS) yang hilang dalam perjalanan dari Siparhaman ke Kualanamu pada Minggu (11/10/2015).

Berdasarkan informasi dari Tim SAR kepada Kemenhub, pria tersebut bernama Fransiskus Subihardayan. Dia ditemukan dalam keadaan selamat.

"Satu penumpang ditemukan terapung dalam kondisi hidup di tepi danau toba. Menurut Tim SAR, dia (korban) berenang ke pinggir, tapi tidak sempat naik. Lalu ada yang datang dan dia (korban) berkata satu kalimat, 'Saya penumpang heli'," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan J.A Barata kepada Kompas.com, Jakarta, Selasa (13/10/2015).

Menurut laporan TIM SAR kepada Kemenhub, lokasi penemuan Fransiskus berjarak 5 mil dari Desa Onang Baru, Kecamatan Onang Runggu Kabupaten Samosir. Saat ini, pria yang merupakan warga Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kelahiran 24 Januari 1993 itu, langsung dibawa menuju RSU Pangururan Kabupaten Samosir untuk pemulihan kesehatan.

Sedangkan proses pencarian korban yang lain masih berlangsung disekitar lokasi penemuan korban.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Kolonel Zainudin mengatakan, ada seorang pria yang ditemukan berenang dan hampir tenggelam di pantai Desa Onan Baru, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Pria itu diduga satu dari lima penumpang helikopter EC 130 yang hilang kontak pada Minggul siang.



EditorBayu Galih

Terkini Lainnya


Close Ads X