Kompas.com - 18/06/2013, 15:27 WIB
|
EditorKistyarini

SURABAYA, KOMPAS.com - Panitia lokal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Surabaya mencurigai seorang peserta yang diduga joki pada pelaksanaan seleksi hari pertama di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga, Surabaya, Selasa (18/6/2013). Kecurigaan itu muncul setelah ditemukan dua peserta dengan nomor yang sama.

Humas SBMPTN Panitia Lokal Surabaya, Isnaini Zain, dikonfirmasi mengatakan, dua perserta tersebut hingga kini masih diperiksa. "Kami belum pastikan salah satu dari mereka adalah joki, karena bisa jadi hanya kesalahan penomoran pada sistem kami," katanya, Selasa (18/6/2013).

Mulai hari ini, 37.711 lulusan SMA/SMK mengikuti ujian SBMPTN di Surabaya sampai besok Rabu (19/6/2013). Seleksi digelar di 114 lokasi sekolah dan kampus perguruan tinggi. Dari jumlah itu 16.252 peserta mendaftar di Jurusan Sains dan Teknologi (saintek), 14.118 peserta di Jurusan Sosial dan Humaniora (soshum), dan sisanya 7.068 mendaftar di Jurusan Campuran (saintek dan soshum).

Sementara itu 6.989 peserta sisanya adalah pendaftar program bidik misi atau program beasiswa pendidikan yang dikhususkan untuk calon mahasiswa miskin dan berprestasi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X