Wartawan di Ternate Juga Tertembak Saat Meliput Demo BBM

Kompas.com - 17/06/2013, 14:41 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua wartawan tertembak di dua lokasi berbeda unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Satu wartawan tertembak di Jambi, dan satu wartawan lain tertembak di Ternate, Maluku Utara.

"Betul, kami menerima informasi bahwa dua wartawan tertembak. Keduanya masih berada di rumah sakit," kata Koordinator Divisi Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Aryo Wisanggeni Gentong, saat dihubungi, Senin (17/6/2013) siang.

Satu wartawan di Jambi yang tertembak di bagian pelipis mata kanannya bernama Nugroho Anton. Ia adalah kontributor Trans 7. Sementara, wartawan di Ternate belum diperoleh identitasnya.

"Kami masih mengumpulkan informasi lebih rinci mengenai kronologi, identitas, maupun kondisi terakhir keduanya. Yang terpenting keduanya mendapatkan perawatan intensif terlebih dahulu di rumah sakit," papar Aryo.


Menurut informasi yang diperoleh AJI, wartawan di Ternate mengalami luka tembak di daerah pinggul dan menjalani operasi akibat luka yang dideritanya. "Belum ada informasi lebih jauh," kata dia.

AJI Indonesia, lanjut Aryo, sangat menyayangkan insiden ini. Kepolisian dan aparat keamanan, kata dia, harus meningkatkan pengamanan untuk para wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik, termasuk meliput aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM.

"Keberadaan mereka (para wartawan) di lapangan tak terhindarkan, karena ini menyangkut isu publik," tegas Aryo.

Ia mengatakan, kejadian ini harus diusut tuntas. 

Sebelumnya diberitakan, peluru gas air mata menempel pada pelipis kanan Nugroho Anton, kontributor Trans 7 di Jambi, setelah aparat mengeluarkan tembakan untuk meredam aksi mahasiswa menolak kenaikan harga BBM di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (17/6/2013).

Anton langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Raden Mattaher dan menjalani operasi selama hampir 1 jam. Operasi yang dipimpin dr Kuswayan itu baru berakhir sekitar pukul 13.10 WIB.

Tim dokter menyerahkan peluru gas air mata tersebut kepada wartawan yang menunggui proses operasi Anton sekitar pukul 13.15.

"Ini menjadi barang bukti yang kuat bahwa aparat telah mengeluarkan tembakan," ujar Nanang, salah seorang wartawan.

 

 

 

 

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

    'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

    Regional
    Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

    Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

    Regional
    Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

    Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

    Regional
    Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

    Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

    Regional
    Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

    Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

    Regional
    Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

    Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

    Regional
    Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

    Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

    Regional
    Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

    Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

    Regional
    Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

    Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

    Regional
    Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

    Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

    Regional
    Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

    Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

    Regional
    Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

    Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

    Regional
    Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

    Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

    Regional
    Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

    Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

    Regional
    Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

    Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X