Kompas.com - 14/06/2013, 19:09 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Aparat kepolisian kini ditarik mundur hingga depan Hotel Clarion, Jalan AP Pettarani, Makassar. Namun demikian, mahasiswa masih saja melakukan penyerangan hingga keluar kampus, Jumat (14/06/2013) malam.

Untuk meredakan situasi, Kepala Satuan Intelijen Polrestabes Makassar AKBP Parenrengi bernegosiasi via telepon selular dengan salah satu mahasiswa di dalam kampus untuk "gencatan senjata". Setelah itu, barikade polisi ditarik mundur hingga ke depan Hotel Clarion tempat acara ramah tamah Kapolda Sulselbar yang lama dan baru berlangsung.

Meski polisi telah ditarik mundur, namun mahasiswa malah menyerang warga dan bentrokan pun tak terhindarkan. Warga hanya berbekal batu, sementara mahasiswa berbekal panah, bom molotov dan senjata api rakitan jenis Papporo.

Meski begitu, warga berhasil merangsek masuk ke kampus Universitas Negeri Makassar. Serangan warga ke kampus terkesan dibiarkan aparat kepolisian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.