Pekerja 7 Suku Imbau Pekerja Freeport Tak Mogok Kerja

Kompas.com - 14/06/2013, 08:18 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

TIMIKA, KOMPAS.com — Badan Komisioner Pemilik Ulayat dan Kerabat Pekerja 7 Suku meminta pekerja tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) tetap tenang dan terus beraktivitas seperti biasa. Hari ini Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (SP-KEP) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Cabang Mimika menginstruksikan aksi mogok kerja untuk semua unit kerja PT Freeport Indonesia.

Imbauan dari Badan Komisioner Pemilik Ulayat dan Kerabat Pekerja 7 Suku tertuang dalam surat edaran tertanggal 12 Juni 2013, ditandatangani Humas Pekerja 7 Suku, Jecky Amisin. Surat ini terpasang di papan pengumuman Sekretariat PUK SP-KEP SPSI PTFI di Jalan Budi Utomo, Timika, sejak Kamis (13/6/2013) siang.

Terkait insiden runtuhnya batuan atap terowongan tambang Big Gossan sebulan lalu, menurut Pekerja 7 Suku, diduga ada faktor kelalaian. Sebanyak 28 orang tewas dalam insiden itu dan 10 orang yang lain cedera. Namun, menurut mereka, kasus ini sudah dalam proses penyelidikan oleh pihak yang berwenang.

Dalam imbuan tersebut, Pekerja 7 Suku meminta pekerja yang berada di dataran rendah (low land) dari Mil 50 hingga Pelabuhan Amamapare untuk bekerja sesuai jadwal kerja. Sementara untuk pekerja di dataran tinggi (high land), khususnya untuk tambang bawah tanah, tetap menunggu aktivitas pertambangan kembali normal. "Untuk pekerja tambang terbuka di Grasberg, mari kita running agar produksi seperti sediakala. Tetap bekerja seperti sesuai jadwal agar tungku api kita bersama tidak sampai padam," jelas Amisin.

Sebelumnya pada 10 Juni lalu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SPSI Kabupaten Mimika mengeluarkan surat instruksi yang ditujukan kepada 21 PUK untuk melakukan mogok kerja. Instruksi ini keluar menyusul selisih pendapat dengan manajemen PTFI terkait permintaan pembebastugasan sementara beberapa pimpinan divisi/ departemen PTFI. Pembebastugasan, menurut mereka, diperlukan untuk kepentingan investigasi terhadap insiden Big Gossan.

Dalam instruksi mogok kerja yang direncanakan dilaksanakan mulai Jumat (14/6/2013) hingga batas waktu yang tidak ditentukan, semua ketua PUK SP-KEP SPSI dari PTFI, perusahaan privatisasi, dan kontraktor diminta segera menghentikan segala kegiatan operasional perusahaan. Pengecualian hanya untuk pelayanan publik, seperti rumah sakit, katering, pembangkit listrik, serta kegiatan transportasi dan logistik.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

    Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

    Regional
    Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

    Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

    Regional
    Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

    Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

    Regional
    Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

    Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

    Regional
    Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

    Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

    Regional
    Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

    Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

    Regional
    Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

    Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

    Regional
    Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

    Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

    Regional
    Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

    Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

    Regional
    Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

    Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

    Regional
    Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

    Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

    Regional
    Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

    Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

    Regional
    Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

    Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

    Regional
    2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

    2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

    Regional
    PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

    PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X