Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa di Kendari Bentrok dengan Polisi

Kompas.com - 13/06/2013, 17:20 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

KENDARI, KOMPAS.com — Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa Universitas Dayanu Iksanuddin, Baubau, Sulawesi Tenggara, yang menentang rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM, berlangsung ricuh, Kamis (13/6/2013).

Semula, mahasiswa membakar ban bekas dan memblokade jalan serta mencopot rambu-rambu jalan di depan kampus dan persimpangan tugu kirab. Aksi pemblokadean itu dilakukan mahasiswa selama empat jam sehingga polisi terpaksa mengalihkan arus transportasi.

Polisi, yang mengawal aksi, memukul mundur mahasiswa sehingga bentrokan pun terjadi. Mahasiswa kemudian langsung mengamuk dan nyaris terlibat adu jotos dengan sejumlah aparat.

Dalam aksinya, mahasiswa mengecam kebijakan pemerintah yang akan menaikkan harga BBM. Pendemo menyerukan, pemerintah seharusnya melihat kondisi ekonomi di Sulawesi Tenggara. Masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. Jika harga BBM dinaikkan, penderitaan masyarakat akan semakin bertambah.

Setelah puas melakukan aksinya, mahasiswa membubarkan diri dan berjanji akan melakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X