Kompas.com - 05/06/2013, 20:16 WIB
|
EditorFarid Assifa

JAMBI, KOMPAS.com - Aliansi Mahasiswa Jambi berunjukrasa menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. Dalam aksi yang berlangsung di Simpang Bank Indonesia, Kota Jambi, Rabu (5/6/2013) sore, mahasiswa menghadang truk tangki pengangkut BBM yang tengah melintas. Penghadangan truk tangki minyak tersebut menimbulkan kemacetan panjang di sekitar Simpang BI.

Koordinator aksi Syukri mengatakan, kebijakan menaikkan harga BBM hanya akan menyengsarakan masyarakat. "Bahkan menambah jumlah orang miskin," ujarnya.

Menurut mahasiswa, dampak dari kenaikan harga BBM, beban biaya distribusi barang-barang di seluruh pasar akan lebih besar, sehingga seluruh harga bahan makanan pokok di pasaran akan naik.

Lanjut Syukri, menaikkan harga BBM bukan solusi untuk mengatasi defisit APBN. "Yang perlu dilakukan oleh pemerintah pusat adalah bagaimana melakukan pengawasan atas pendistribusian BBM bersubsidi," tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X