Kompas.com - 04/06/2013, 10:40 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah dengan sknenario kenaikan harga BBM bersubsidi akan berutang pada tahun ini sebesar Rp 390 triliun. Itu terdiri atas Rp 341,7 triliun berupa obligasi dan Rp 49 triliun berupa pinjaman luar negeri.

"Tentu saja penambahan ini akan mewariskan beban kepada rakyat dan pemerintahan pada masa yang akan datang dengan harus membayar cicilan dan bunga. Utang pemerintah sampai dengan akhir Mei 2013 adalah sebesar Rp 2.023 triliun," kata anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Arif Budimanta Sebayang, di Jakarta, Selasa (4/6/2013).

Menurut Arif, Rp 341,7 triliun utang yang akan ditarik pada tahun 2013 merupakan penjumlahan bruto dari total pembiayaan utang. Konsekuensinya adalah pada beban pembayaran cicilan dan bunga pada masa yang akan datang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.