Kompas.com - 31/05/2013, 18:07 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Kubu pasangan calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja melaporkan Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI), Andi William Irfan, ke Badan Reserse Kriminal Polri dengan tuduhan pemalsuan dokumen.

Laporan itu dibuat atas nama Ketua Umum PPNUI Yusuf Humaidi. "PPNUI yang dalam pemilu di Jatim pada tanggal 14 Mei, mereka mendukung pasangan Khofifah dan Herman, saya sendiri. Kemudian pada 19 Mei ada DPW baru yang mendukung pasangan incumbent. Ini kan aneh," ujar Herman di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/5/2013).

Herman menjelaskan, ada dua surat yang ditandatangani Ketua Umum PPNUI dan sekjennya. Namun, kata Herman, tanda tangan surat yang mendukung pasangan lainnya itu dipalsukan.

Ketua Umum PPNUI Yusuf Humaidi mengaku tidak pernah menandatangani surat pada 19 Mei 2013 tersebut. "Saya tidak tanda tangan yang 19 Mei. Tanda tangannya palsu," kata Yusuf.

Herman menambahkan, pemalsuan tanda tangan itu akan berpengaruh pada pencalonan dirinya dan Khofifah. "Kalau dia berhasil gagalkan dukungan ini, dengan berbagai cara maka Khofifah dan Herman tidak bisa maju," ujar mantan Kapolda Jawa Timur itu.

Untuk maju di pemilihan Gubernur Jatim yang akan digelar pada Agustus 2013, pasangan Khofifah-Herman didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan lima partai nonparlemen, yaitu Partai Karya Peduli Bangsa, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia, Partai Matahari Bangsa, dan Partai Kedaulatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.