Kompas.com - 27/05/2013, 17:51 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

AMBON, KOMPAS.com -- Situs perahu batu, peninggalan leluhur masyarakat Tanimbar, ditemukan tersebar di lima lokasi di pesisir selatan Pulau Yamdena, Maluku Tenggara Barat, Maluku. Perahu batu atau warga setempat menyebutnya natar, memiliki peran sentral dalam kosmologi tradisional orang Tanimbar.

Kelima perahu batu berada di Desa Lorulun, Arui Bab, dan dua di Sangliat Dol, semuanya di Kecamatan Wer Tamrian. Adapun satu lagi di Wermatang, Kecamatan Wer Maktian. Perahu yang terbuat dari bebatuan gamping dan koral itu memiliki ukuran yang hampir sama, panjang antara 14 meter sampai 18 meter, lebar sekitar sembilan meter, dan tinggi sekitar dua meter.

Dari kelima perahu batu tersebut, hanya di Sangliat Dol dan Arui Bab yang masih utuh. Adapun di Lorulun dan Wermatang, situsnya sudah tidak utuh lagi. Selain itu, di situs perahu batu di Sangliat Dol dan Arui Bab, masih terlihat ukiran di batu. Motif ukiran diantaranya manusia dan hewan.

Arkeolog di Balai Arkeologi Ambon, Marlon Ririmasse mengatakan, belum ada penanggalan pasti kapan perahu batu itu dibuat. Namun dia menduga dibuat sekitar abad ke-14. Ini merujuk pada penelitian situs serupa di Timor Leste. "Besar kemungkinan perahu batu itu dibuat karena leluhur orang Tanimbar yang mendiami Pulau Yamdena datang dari laut dengan perahu," kata Marlon, Senin (27/5/2013).

Perahu batu itu kemudian dijadikan sebagai pusat kosmologi masyarakat Tanimbar . Perahu batu menjadi pusat kegiatan ritual tradisional serta tempat para tokoh adat berkumpul dan membahas masalah-masalah di desa.

Tak sebatas itu, masyarakatnya pun ditata paralel dengan posisi orang-orang yang mengendalikan perahu. "Dalam konteks ini, perahu sebagai representasi semangat bahari, menjadi inspirasi bagi leluhur orang -orang Tanimbar untuk tata-kelola sosial dalam lingkup komunitas," jelas Marlon.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.