Kompas.com - 25/05/2013, 09:42 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah kecelakaan tunggal memacetkan Jalan Gatot Subroto dari arah Slipi, Sabtu (25/4/2013) pagi. Lokasi kecelakaan tepatnya di jalur khusus bus transjakarta, sebelum jembatan penyeberangan menuju halte bus transjakarta JCC Senayan. Diduga, kecelakaan terjadi karena pengemudi mobil terkejut dan berusaha menghindari sepeda motor yang melompati separator jalur bus transjakarta.

Kecelakaan cukup menarik perhatian para pengguna jalan, karena posisi terakhir mobil menghadap ke arah Slipi, berkebalikan dengan arus lalu lintas di ruas tersebut. Selain itu, kerusakan mobil dan tiang marka yang berdiri satu meter di kanan jalur khusus bus transjakarta juga membuat orang yang melihat bertanya-tanya bagaimana kecelakaan terjadi.

Saat Kompas.com melintas, petugas polisi lalu lintas sedang berupaya memindahkan bangkai Toyota Avanza bernomor polisi B 8268 NG dengan menggunakan derek. "Belum tahu juga kronologi kecelakaan. Tadi sudah begini saja kondisinya," ujar salah satu petugas di lokasi, Brigadir Pol Lastigo. Identitas pemilik mobil pun belum sempat didata ketika Kompas.com menanyakan saat itu.

Selain posisi mobil berkebalikan arah dengan arus lalu lintas, kerusakan mobil terlihat cukup parah. Hampir seluruh bagian depan mobil ringsek, kaca depan sisi kiri serta kaca jendela samping kiri dan kanan pada bagian depan retak, ban depan sisi kanan lepas sama sekali, serta ringsek yang juga kentara di bagian kiri depan mobil termasuk ban yang as-nya terlihat patah.

Sementara jejak mobil memperlihatkan kendaraan ini jelas menabrak tiang marka jalan di sisi kanan yang rapat dengan pagar Tol Dalam Kota, melintasi areal tanah berumput selebar satu meter, sebelum akhirnya mobil berhenti pada posisi melawan arus lalu lintas. Tiang rambu larangan mobil masuk jalur khusus bus transjakarta tersebut tumbang dengan lekukan tajam di bagian bawah.

Pengemudi kendaraan, lelaki sekitar umur 40-an tahun terlihat hanya mengalami luka ringan, tak tampak cidera besar. Dia menolak menyebutkan nama, dan hanya menjawab pendek beberapa pertanyaan Kompas.com. "Menghindari motor yang melompati separator busway," ujar dia dengan ekspresi kesal sekaligus shock.

Lelaki ini menolak menceritakan lebih detil rentetan kecelakaan tunggal yang dialaminya. Dia hanya bersedia menyebutkan waktu kejadian adalah menjelang pukul 08.00 WIB. Dia pun hanya mengangguk kesal, ketika dipastikan motor yang dia sebut sebagai penyebab kecelakaan langsung kabur.

Akibat kecelakaan tersebut, lalu lintas di hari Sabtu pagi yang biasanya tak terlalu padat, menjadi padat merayap. Bus transjakarta pun diberikan aba-aba untuk keluar jalur khusus, tepat di bawah jembatan perputaran lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto menuju Senayan. Kendaraan yang melintas juga cenderung memperlambat laju, dengan ekspresi heran para pengemudi atau pengendaranya melihat posisi dan kondisi mobil yang mengalami kecelakaan tunggal itu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.