Kompas.com - 24/05/2013, 18:44 WIB
|
EditorFarid Assifa

AMBON, KOMPAS.com — Seorang sopir angkutan kota di Ambon berinisial AM tega menganiaya istrinya, MM (32), hingga babak belur. Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban di kawasan Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Jumat (24/5/2013). Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka robek di bagian bibir dan memar di sekujur tubuhnya.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKP Agung Tribawanto kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat siang, mengatakan, tersangka menganiaya istrinya lantaran sang istri meminta ponselnya dikembalikan. Namun, bukannya memberi, tersangka malah menghajar istrinya.

"Suaminya memegang handphone milik korban. Saat diminta, tersangka langsung menghajar korban di bagian wajah hingga babak belur. Dari hasil visum dokter, korban mengalami sejumlah luka di wajahnya," kata Agung.

Agung mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan terhadap korban, pelaku saat itu dalam keadaan mabuk berat. "Saat menganiaya korban, pelaku sedang mabuk berat," ungkapnya.

Atas perbuatannya itu, pelaku akan dijerat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X