Kompas.com - 21/05/2013, 02:53 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

BIREUEN.KOMPAS.com - Bupati Bireuen, Ruslan M Daud, meminta terdakwa pelempar granat ke kediamannya di kompleks Meuligoe Residence, Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Nanggroe Aceh Darussalam, pada September 2012 lalu, diproses hukum dengan seadil-adilnya. Sidang kasus ini bergulir sejak 6 Maret 2013.

Ruslan berharap apapun keputusan akhir hakim, hukuman yang dijatuhkan pada terdakwa dia minta setimpal dan seadil-adilnya. "Siapa salah tetap salah, begitu juga siapa yang benar pasti akan tetap benar, untuk itu proses pengadilan terhadap pelaku penggranatan kediaman saya akhir 2012 kemarin, kiranya diproses sesuai hukum berlaku," ujar Ruslan.

Apalagi, kata Ruslan, pelemparan granat itu memunculkan kekhawatiran masyarakat Kabupaten Bireuen, mempengaruhi isu yang berkembang di luar bahwa Aceh khususnya Kabupaten Bireuen belum sepenuhnya aman. "Sehingga ada beberapa kunjungan dari pusat terpaksa ditunda menunggu situasi kondusif kembali," tambah dia.

Sebagaimana berita sebelumnya, rumah kediaman Bupati Bireuen, dilempar granat jenis Grenade Launcher Machine (GLM). Namun GLM tersebut tidak meledak, hanya membuat atap rumah Ruslan berlubang dan kaca jendela pecah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.