Bukan Kriminal, 31 Joki Tes Masuk UMM Dilepas

Kompas.com - 14/05/2013, 14:57 WIB
|
EditorFarid Assifa

MALANG, KOMPAS.com - Sebanyak 31 joki dan pengguna jasa joki dalam tes Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, Selasa (14/5/2013) dilepas.

Pembantu Rektor II UMM, Fauzan kepada Kompas.com, Selasa (14/5/2013) siang mengatakan, seluruh joki dan pengguna jasanya terpaksa dilepas alias dipulangkan ke rumah masing-masing. Mereka dinilai tidak terbukti melakukan tindakan kriminal.

"Seluruhnya kita lepas. Karena setelah diperiksa oleh tim pengawas dan pihak kepolisian, mereka tidak terbukti melakukan kriminal. Hanya baru niat untuk membocorkan soal tes PMB," kata Fauzan.

Para joki dan pengguna joki baru 20 menit mengerjakan soal ujian PMB. Setelah itu, mereka diamankan dan tas serta badannya digeledah oleh tim pengawas. Diketahui 31 joki itu menggunakan alat elektronik yang disematkan di bajunya untuk berkomunikasi dengan joki lain untuk menjawab soal tes.

"Kalau dua joki positif mahasiswa ITS (Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya). Ada bukti KTP dan Kartu Tanda Mahasiswa. Keduanya juga kita lepas," katanya.

Lebih lanjut Fauzan menegaskan, sebanyak 31 joki dan pengguna jasa joki tersebut adalah calon mahasiswa kedokteran UMM. "Karena (fakultas) kedokteran yang mahal dan soalnya sulit. Karena UMM harus betul-betul menyaring calon mahasiswa yang berkualitas," katanya.

Melihat maraknya joki dan jasa joki saat tes PMB, pihak UMM akan lebih berhati-hati dan antisipatif pada pelaksanaan tes PMB mendatang.

"Agar praktik joki tidak terjadi lagi. Semua Perguruan Tinggi di Indonesia harus juga berhati-hati adanya joki. Karena praktik joki itu adalah kebohongan intelektual yang tidak boleh terjadi," tandas Fauzan.

"Jika generasi intelektual bangsa ini sudah memiliki karakter demikian, nantinya kalau jadi pemimpin merusak masa depan bangsa ini," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 31 joki dan pengguna jasa joki itu diamankan panitia pada pelaksaan tes PMB UMM untuk jalur reguler, Senin (13/5/2013) pagi. Mereka kemudian dilaporkan ke kepolisian setempat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Regional
Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X