Kompas.com - 13/05/2013, 21:49 WIB
|
EditorFarid Assifa

TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Pos polisi lalu lintas di Jalan Mitra Batik, Kota Tasikmalaya, diserang dan dilempar bom rakitan oleh dua orang pengendara motor pada Senin (13/5/2013) sekitar pukul 19.00 WIB. Satu orang polisi lalu lintas yang tengah berjaga mengalami luka parah akibat senjata tajam dan seorang pelaku penyerangan tewas ditembak petugas polisi lainnya.

Deni (34), warga Cipedes, Kota Tasikmalaya, sekaligus salah seorang saksi mata kejadian, mengatakan, saat kejadian, dirinya tengah melintas di pos polisi Mitra Batik dan melihat dua orang yang menumpangi motor berboncengan. Kedua pelaku langsung mendekati pos polisi dan melempar sebuah benda sejenis bom rakitan. Dua orang pria tersebut langsung kabur seusai melempar sejenis bom ke arah Jalan Cipedes, yang tak jauh di lokasi kejadian.

"Saya melihat polisi dan temannya di dalam pos langsung mengejar dua pelaku yang sudah menyerang pos polisi," jelasnya kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Senin (13/5/2013) malam.

Deni sempat mengira polisi mengejar pelaku penyerangan sebagai warga biasa. Bahkan, beberapa warga sekitar pun sempat ikut mengejar dua pelaku bersama dua orang polisi tersebut. Namun, saat di sebuah gang Jalan Cipedes, dua pelaku tersebut membawa senjata rakitan dan sempat akan saling tembak antara pelaku dan polisi.

"Saya sempat ikut mengejar dua orang pelaku tersebut, tapi warga pada mundur soalnya antara polisi dan kedua pelaku saling menodongkan pistol," kata dia.

Sesuai informasi sementara dari petugas kepolisian, seorang pelaku yang belum diketahui identitasnya tewas di lokasi kejadian dan seorang petugas polisi lalu lintas bernama Widartono mengalami luka bacok di bagian dada dan tangannya. Kini kondisi Widartono kritis. Korban masih dirawat di Rumah Sakit Jasa Kartini, Kota Tasikmalaya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.