Kompas.com - 11/05/2013, 15:58 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com- Pesawat pembawa pupuk jenis Fletcher FU 24-950 milik perusahaan sawit PT Sumber Indah Perkasa (SIP) jatuh di perkebunan sawit di Mesuji tidak lama setelah lepas landas.

"Ketika itu, pesawat lepas landas, beberapa (tiga) menit kemudian, hilang. Tidak terlihat di langit. Yang terdengar baling-balingnya saja. Tidak tahunya jatuh di dekat kantor (PT SIP) Merah Tiga," ujar Lurah Desa Sidang Gunung Tiga, Yusuf Arafuli (30), saksi mata kejadian itu, Sabtu (11/5/2013).

Ia mengatakan, pesawat yang mengangkut 1,5 ton pupuk cair itu jatuh pada sekitar Pukul 11.30 WIB. Karena jatuh di areal perkebunan, pesawat naas itu tidak sampai menimpa pemukiman atau properti milik warga di sekitarnya. Pemukiman terdekat di perkebunan ini adalah Desa Sidang Gunung Tiga.

Namun, pilot pesawat itu, Muhammad Adipura (46), tewas di lokasi dengan kondisi luka parah di bagian kepala dan kakinya patah. Jatuhnya pesawat itu mengejutkan Yusuf dan warga sekitarnya.

"Padahal, cuacanya cerah. Terang. Tidak hujan, tidak ada angin kencang," tuturnya. Sejauh ini belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat pembawa pupuk itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X