Kompas.com - 04/05/2013, 19:21 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

BIREUEN.KOMPAS.com — Banyak pelanggaran yang terjadi di Aceh, dan justru menjauhi peraturan Islam yang diimplementasikan di wilayah ini.

Dalam diskusi yang mengambil tema "Islam dan Politik di Indonesia?" mencuat kesimpulan bahwa pelanggaran terhadap hukum justru semakin tinggi saat syariat Islam diberlakukan, seperti halnya korupsi.

Rahmad, MAP, ketua panitia seminar mengungkapkan tujuan dari pelaksanaan seminar ini yakni untuk memberi pemahaman kepada seluruh elemen masyarakat, mahasiswa dan akademisi tentang penerapan Syariat Islam di Aceh, bila dibandingkan dengan penerapan syariat Islam di Malaysia dan Iran.

Diakuinya, begitu banyak hal menjadi kesenjangan antara politik dan Islam di Indonesia, khususnya Aceh yang hampir 11 tahun mengusung lambang sebagai negeri syariat.

"Namun kenyataannya pelanggaran kasus syariat Islam masih terus terjadi," kata Rahmad. Itu dibuktikan melalui tingginya pemberitaan media massa di Aceh terkait pelanggaran syariat seperti kasus penyalahgunaan narkoba, pembunuhan, khalwat, korupsi hingga prostitusi.

"Ada peningkatan signifikan yang terjadi setiap tahunnya," tambah Rahmad. Sehingga, diakuinya, pelaksanaan seminar ini penting dilakukan, mengingat fenomena Islam dan politik yang terjadi saat ini di mana umat Islam dalam kehidupan modern seakan terasing dan alergi bahkan salah mengartikan politik atau institusi politik.

Diprakarsai LPPM Almuslim dan Rumah Pintar Peusangan (RP2), sambutan antusias luar biasa terlihat dari peserta 500 an peserta yang hadir. Berlangsung di Aula M.A Jangka Almuslim, Sabtu (4/5), seminar internasional itu menghadirkan empat pemateri, yakni Prof. Mark R. Woodward, Dicky Sofjan, Ph.D, Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, Ph.D, dan Inayah Rohmaniyah, M.Hum, M.A, Ph.D.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.