Kompas.com - 02/05/2013, 20:45 WIB
|
EditorFarid Assifa

CIAMIS, KOMPAS.com - Gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Ciamis mengalami kelangkaan sejak dua pekan terakhir. Bukan hanya harganya yang melambung, namun di beberapa sub agen dan warung, gas 3 kg susah didapatkan.

Saat ini, harga gas di wilayah ini bisa mencapai Rp 18.000 sampai Rp 20.000. "Sudah dua minggu ini gas elpiji 3 kilogram susah didapatkan. Beberapa pemilik warung sudah beberapa kali bolak balik ke sini nanyain gas, enggak ada pasokan terus," jelas H Husen (46), pemilik sub agen gas 3 kilogram di Jalan Cikoneng, Ciamis, Kamis (2/5/2013).

Husen menyatakan, sampai hari ini dirinya belum mengetahui penyebab kelangkaan gas bersubsidi itu di wilayah Ciamis. Kelangkaan terjadi sejak munculnya pemberitaan di media massa terkait rencana pemerintah akan menaikan harga BBM.

"Ini enggak jelas penyebabnya apa, padahal kalau mau naik harga, ya naik saja. Kalau caranya begini, masyarakat kasihan susah mendapatkan gas elpiji tiga kilo," kata Husen.

Saat pasokan normal, Husen mengaku mendapatkan pasokan dari agen setiap harinya sebanyak 150 tabung. Namun, saat mengalami kelangkaan seperti ini, dirinya belum bisa memastikan kapan dan berapa nantinya akan mendapatkan pasokan gas tiga kilogram.

"Yang langka gas tiga kilo saja, kalau gas 12 kilo masih gampang. Sampai hari ini, di saya masih belum ada pasokan (gas 3 kg) sudah hampir dua minggu lamanya," kata Husen.

Jajang (56), warga Cikoneng, Ciamis, mengaku masih belum mendapatkan gas 3 kg di Ciamis. Dirinya terpaksa harus pergi ke Tasikmalaya hanya untuk mendapatkan gas 3 kg. Itu pun di beberapa warung harganya mencapai Rp 18.000.

"Saya harap pemerintah segera mencari tahu kelangkaan gas ini, dan mencari solusinya. Soalnya, kalau kembali lagi memasak memakai kayu bakar, di perkotaan sudah susah mencari kayu bakar. Kalu mau naik, ya cepat tentukan berapa harganya, asal jangan langka seperti ini," harap Jajang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.