Kompas.com - 02/05/2013, 13:50 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

KENDAL, KOMPAS.com — Rencana pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) mendatangkan inspirasi bagi anak-anak SMKN 4 Kendal, Jawa Tengah, untuk membuat kreasi mobil berbahan bakar gas.

Dengan bermodalkan uang Rp 3,5 juta, para siswa kreatif ini memodifikasi mobil dari bahan bakar bensin menjadi berbagai bahan bakar elpiji. Tak hanya murah, pembuatan mobil ini pun hanya memakan waktu dua minggu.

Berdasarkan pengakuan salah satu siswa kelas XI SMKN 4 Kendal, M Rizal, dia telah menerima pelajaran merakit mobil sejak semester lalu. Saat ini, sudah ada beberapa mobil yang telah berganti bahan bakar dari bensin ke elpiji. "Ada sekitar lima mobil yang sudah kami tangani. Semuanya mobil jenis kijang bensin," kata M Rizal, Kamis (2/5/2013).

Sementara itu, salah satu pengajar Unit Produksi Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMKN 4, Soedjatmiko, mengatakan, mobil inovasi berbahan bakar gas ini adalah karya terbaru SMKN 4 di bidang otomotif. Mobil tersebut tercipta karena harga BBM semakin tinggi. "Mobil berbahan bakar elpiji ini, mobil ramah lingkungan," kata Soedjatmiko.

Soedjatmiko menjelaskan, SMKN 4 berkolaborasi dengan industri Alwan Kusni Huda, sekaligus sebagai anggota komite sekolah dan guru tamu yang bergabung dalam satu tim unit produksi teknik kendaraan ringan SMKN 4 Kendal.

Soedjatmiko menambahkan, keistimewaan mobil ini ialah selain ramah lingkungan juga irit. Pasalnya, dengan satu kilogram gas, mobil ini bisa menempuh jarak sekitar 80 kilometer. Meskipun menggunakan gas, mobil ini tetap bisa menggunakan bahan bakar bensin.

"Ada tiga tombol. Satu tombol untuk bahan bakar elpiji, satu tombol lagi elpiji campur bensin, dan satunya bahan bakar bensin. Jadi, kita tinggal memencet, bahan bakar apa yang mau dipakai," kata Soedjatmiko.

Soedjatmiko menambahkan, SMKN 4 Kendal sudah siap menerima pesanan dari masyarakat apabila ada yang mau mengubah mobilnya dari bahan bakar bensin menjadi elpiji.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.