Sesama Buruh Bentrok Saat Aksi May Day

Kompas.com - 01/05/2013, 17:34 WIB
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com — Selain diwarnai aksi copet, aksi buruh memperingati May Day di Surabaya, Rabu (1/5/2013), juga diwarnai aksi adu jotos antarsesama elemen buruh. Sembilan orang diamankan dalam kerusuhan itu.

Kerusuhan terjadi saat Rieke Dyah Pitaloka tengah berorasi di depan Gedung Negara Grahadi. Bahkan politisi PDI-P ini sempat menahan orasinya karena massa yang terlibat bentrok semakin meluas. Dua elemen buruh yang terlibat bentrok adalah Konfederasi Serikat Nasional (KSN) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Pantauan Kompas.com, kerusuhan bermula saat massa FSPMI coba menerobos barisan KSN dan barisan massa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Mariono, salah satu buruh dari elemen FSPMI, saat ditanya soal pemicu kerusuhan tidak dapat menjelaskan secara rinci.

''Biasa, Mas, karena semua buruh di sini dalam kondisi panas, hatinya juga panas,'' katanya.

Sementara itu, sembilan orang yang diamankan kini masih terus diperiksa oleh polisi di salah satu ruang di kompleks Gedung Negara Grahadi Surabaya. Tidak hanya diperiksa, mereka juga dites urine untuk mengetahui apakah mereka menggunakan narkoba saat unjuk rasa atau tidak.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

    Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

    Regional
    Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

    Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

    Regional
    Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

    Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

    Regional
    Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

    Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

    Regional
    Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

    Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

    Regional
    Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

    Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

    Regional
    Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

    Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

    Regional
    4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

    4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

    Regional
    Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

    Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

    Regional
    Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

    Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

    Regional
    HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

    HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

    Regional
    Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

    Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

    Regional
    Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

    Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

    Regional
    Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

    Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

    Regional
    Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

    Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X