Kompas.com - 01/05/2013, 17:10 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MAGELANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo tak gegabah melakukan pencobotan jabatan Joko Prasetyo sebagai Wakil Wali Kota Magelang, menyusul vonis yang diterima Joko dalam kasus Kekerasan Dalam Rumah tangga (KDRT).

Seperti yang telah diberitakan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Magelang, Selasa (30/4/2013) lalu menjatuhkan vonis 45 hari penjara. Menurut Bibit, jika memang Joko sudah berada dalam posisi hukum tetap dan menjadi terpidana, maka Joko memiliki konsekuensi sanksi untuk melepaskan jabatan sebagai Wakil Wali Kota Magelang.

"Kalau memang itu sudah keputusan tetap, hukum tetap, ya mestinya dihukum. Kalau sudah keputusan tetap ya sanksinya harus dilepas to. Tidak mungkin jadi wakil wali kota. Sudah aturannya seperti itu," kata Bibit, usai menghadiri Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat dan HUT Tim Penggerak PKK ke 41 tingkat Jawa Tengah di Kota Magelang, Rabu (1/5/2013).

Menurut Bibit, secara yuridis pejabat publik harus melaksanakan konsekuensi pencopotan jabatan apabila tersandung masalah hukum. Tidak berarti dalam jangka waktu tertentu menjadi narapidana. "Aturannya memang seperti itu. Yang namanya kena sanksi hukum pidana ya tetap kena, meskipun hanya sehari saja," tandasnya.

Mantan Pangdam IV/Diponegoro itu juga menegaskan, pemerintah provinsi akan menentukan sikap nantinya, setelah ada klarifikasi pelaporan resmi dari Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito.

Terpisah, Sigit Widyonindito mengaku tetap menghormati proses hukum, untuk menentukan sikap terkait perkara KDRT yang melilit wakilnya itu. Sigit juga mengemukakan, dalam waktu dekat, ia akan segera melaporkan secara resmi vonis terhadap Joko kepada Gubernur Jawa Tengah.

"Vonisnya kan baru kemarin. Ya tapi besok sudah akan dilaporkan. Di mata pemkot juga sebenarnya Pak Joko baik. Sehingga beberapa SKPD kemarin sempat hadir untuk memberikan dorongan moral. Toh Wakil Wali Kota juga bagian dari kita. Bagaimanapun yang namanya saudara harus bersama dalam suka dan duka," tuturnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, Joko dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakan KDRT terhadap istrinya, Siti Rubaidah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.