Polisi Periksa 8 Saksi Kasus Perampokan Rp 2,99 Miliar - Kompas.com

Polisi Periksa 8 Saksi Kasus Perampokan Rp 2,99 Miliar

Kompas.com - 29/04/2013, 22:12 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Polrestabes Bandung tengah memeriksa delapan orang saksi terkait kasus perampokan uang senilai Rp 2,99 miliar dari mobil jasa pengisian uang ATM, G4S Securicor, pada Minggu (28/4/2013) kemarin.

"Kita sudah periksa delapan saksi," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Truno Yudho Wisnu Andiko saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan Merdeka, Bandung, Senin, (29/4/2013).

Menurut Truno Yudho, delapan orang saksi itu terdiri dari Doly (sopir) dan Deden (teknisi ATM), petugas keamanan internal dan ekternal Securicor, saksi pertama di TKP, dan saksi yang menemukan kedua korban dalam keadaan pingsan.

"Kita periksa, termasuk kedua korban. Kedua korban Doly dan Deden sudah sehat setelah sebelumnya dilukai oleh pelaku. Sekarang sudah bisa memberikan keterangan," jelasnya.

Menurut Truno Yudho, pemeriksaan terhadap delapan orang saksi tersebut mengarah pada pengungkapan para pelaku, termasuk pencarian pengawal mobil Securicor yang diduga bersekongkol dengan para pelaku.

"Pemeriksan saksi ini mengarah kepada pengungkapan para pelaku. Kita akan terus selidiki untuk mengungkap siapa pelakunya," tandas Truno Yudho.

Seperti diketahui, mobil G4S yang dibajak dan dirampok itu dikemudikan Doly dengan didampingi Deden (teknisi ATM) dan satu pengawal yang belum disebutkan namanya. Pengawal itu tidak diapa-apakan oleh pelaku. Sementara Doly dan Deden tangannya diikat dan mulutnya disumpal pakai lakban. Setelah itu keduanya dilumpuhkan dengan cara disetrum.

Kedua korban dibawa keliling dulu oleh pelaku. Setelah itu, korban dibuang di tengah jalan. Sementara pengawal sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

"Kita belum mau menyimpulkan dulu, apakah pengawal bersekongkol atau tidak, yang pasti kita akan terus melakukan penyelidikan. Kita juga akan selidiki dan sekarang pengawal tersebut sedang kita cari," tegasnya.

Truno Yudho menambahkan, perampokan ini merupakan perbuatan terencana. Pelaku juga sebelumnya diduga telah mempelajari gerak-gerik korban yang bertugas mengisikan uang ke beberapa ATM di Bandung.


EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Internasional
Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Nasional
Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Regional
Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Regional
Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Nasional
Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Megapolitan
Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Nasional
Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Nasional
Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Internasional
Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Regional
Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Internasional
Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Nasional
Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Nasional
Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Nasional
Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Regional

Close Ads X