Kompas.com - 24/04/2013, 18:16 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

PURWOKERTO, KOMPAS.com- Ratusan calon penumpang bus di Terminal Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (24/4/2013), telantar akibat mogok massal awak angkutan umum. Mereka sebagian besar calon penumpang yang hendak menuju ke kota lain.

Puluhan calon penumpang memadati pintu keluar Terminal Purwokerto sejak pukul 08.00 WIB. Wahyundari (32) warga Kecamatan Patikraja, Banyumas mengaku hendak pergi ke Tegal.

"Hingga pukul 12.00 WIB, tidak ada bus tujuan ke Tegal. Saya baru tahu ternyata ada mogok massal," katanya.

Teguh Purwanto (45), calon penumpang lainnya, yang hendak pergi ke Yogyakarta akhirnya membatalkan keberangkatannya dan menunda perjalanan. "Kalau tahu ada mogok massal, tidak akan seperti ini. Ini kan merugikan penumpang," keluhnya.

Di sejumlah jalan masuk ke Purwokerto, puluhan penumpang juga diturunkan dari bus karena sebagian awak angkutan ada yang ikut unjuk rasa. Bahkan, sekitar 50 bus Efisiensi yang melayani trayek Purwokerto-Yogyakarta tidak beroperasi.

Ribuan angkutan penumpang dan barang di Jateng bagian selatan menggelar aksi mogok. Mereka memrotes kebijakan pembatasan solar bersubsidi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.