Kompas.com - 22/04/2013, 19:35 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

SAMARINDA, KOMPAS.com  Upaya pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Arinda di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, yang dilakukan tim SAR gabungan sepanjang hari Senin (22/4/2013) ini belum membuahkan hasil. Tidak ada korban baru yang ditemukan.

Tiga hari terakhir, tidak ada lagi korban yang ditemukan. Data korban masih sama seperti Jumat malam lalu, yakni 19 orang ditemukan meninggal, 21 ditemukan selamat, dan 4 orang masih dinyatakan hilang.

Badan kapal sudah ditarik ke tepi dan dinaikkan ke kapal ponton. "Dengan ditarik, jika masih ada korban yang terjepit di kapal, maka diperkirakan naik mengambang. Namun, tidak ada yang korban ditemukan hari ini," ujar Hakes, Koordinator Pusat Pengendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim.

KM Arinda yang mengangkut karyawan perusahaan kayu PT Kalamur dan karyawan PT Melapi Timber itu tenggelam di Sungai Mahakam, Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Rabu (17/4/2013) petang lalu.

Kapal tenggelam karena diduga kelebihan penumpang (overload) dan polisi sudah menetapkan nakhoda kapal sebagai tersangka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.