Kompas.com - 22/04/2013, 14:28 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap komplotan pelaku perampokan anjungan tunai mandiri (ATM) BRI di Limo, Depok, Jawa Barat, yang beraksi pada Sabtu (6/4/2013). Polisi menangkap enam dari 12 pelaku jaringan pencurian itu di daerah Pringsewu, Lampung.

"Setelah diketahui keberadaannya, petugas melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan menangkap di daerah Lampung," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/4/2013).

Enam tersangka yang ditangkap itu berinisial Yul alias Yung, MH, Yop, Ded, Boy, dan AS. Rikwanto mengatakan, selain terlibat pencurian mesin ATM di Limo, para tersangka juga terlibat dalam beberapa aksi pencurian yang terjadi di sejumlah tempat di Jakarta, seperti pencurian brankas pada 2012 di wilayah Cikini, Jakarta Pusat, dengan membawa kabur uang Rp 75 juta dan 500 gram perhiasan emas.

Para pelaku juga terlibat pencurian di pul taksi daerah Duren Sawit, Jakarta Timur, pada 2013 dengan nilai kerugian Rp 150 juta dan terlibat pula dalam aksi di sejumlah wilayah lainnya. Dalam melakukan aksi mereka, pelaku mengincar lokasi ATM atau rumah korban. Para pelaku juga ada yang melakukan penyamaran dengan berpura-pura menjadi petugas servis AC dan mengamati lokasi sasaran, baik yang berpenghuni atau tidak.

"Mereka tidak segan-segan untuk melukai atau melumpuhkan korban. Di ATM Limo, Depok, mereka melumpuhkan security dan mengikat korban," ujar Kasat Jatanras Ajun Komisaris Besar Helmi Santika.

Dari hasil kejahatan di ATM Limo, para pelaku menggasak uang RP 295 juta dari dalam mesin ATM. Uang jarahan itu kemudian dibagi-bagi kepada setiap pelaku dengan nilai puluhan juta rupiah per orang.

"Itu dibagi masing-masing sekitar Rp 26 juta. Kita masih melakukan pengusutan ke mana uang itu. Pengakuan mereka uang itu ada yang digunakan untuk foya-foya," ujar Helmi. Adapun barang bukti yang berhasil disita petugas yakni 1 unit berangkas ATM BRI, 1 pucuk senjata api jenis Call 38, empat butir peluru Call 38, 1 gunting besar, 1 buah linggis, 1 unit mobil, 1 buah samurai, dan satu plat nomor kendaraan. Kepada tersangka, akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.