Hari Kartini, Ibu-ibu di Ungaran "Mewiru Jarik" - Kompas.com

Hari Kartini, Ibu-ibu di Ungaran "Mewiru Jarik"

Kompas.com - 21/04/2013, 13:31 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com - Pernah mengamati bagaimana perempuan Jawa memakai kebaya? Jika pernah, pasti Anda tak asing dengan pemakaian kain jarik sebagai bawahan kebaya.

Di Ungaran, Kabupaten Semarang, tepatnya di perumahan Ungaran Baru, Ungaran Timur, peringatan hari Kartini diwarnai dengan perlombaan unik, yakni mewiru kain jarik. Mewiru atau meripel adalah suatu teknik melipat-lipat pinggiran kain jarik yang vertikal atau sisi saja sedemikian rupa sehingga dihasilkan tampilan yang apik.

Seiring perkembangan jaman, tradisi mewiru ini sekarang sudah banyak ditinggalkan. "Mewiru berarti wiwiren atau aja nganti kleru, kerjakan jangan sampai keliru agar membawa suasana yang menyenangkan dan harmonis. Jadi ini selain melestarikan budaya jawa, sekaligus ngiras-ngirus memperingati hari Kartini," ujar Ny Sugino (50), Ketua Panitia, Minggu (21/4/2013).

Salah seorang peserta, Ny Wahyudi (48) mengaku kesulitan mengikuti lomba ini. Pasalnya, tradisi mewiru ini sudah jarang sekali dilakukan. "Saya lupa terakhir mewiru, mungkin waktu saya masih SD ya? Jadi ini seperti membuka romantisme masa lalu," kata Ny Wahyudi.

Lebih lanjut, Ny Sugino menjelaskan bahwa kain yang digunakan adalah kain jarik yang dibawa peserta lomba dari masing-masing RT. Sedangkan teknik wiru yang diperlombakan adakah pakem Yogyakarta.

"Mewiru jarik ada dua macam pakem. Yaitu wiru Jogja dan wiru Solo. Tapi yang kita lombakan ini adalah wiru Jogja," ungkapnya.

"Wiru Jogja memperlihatkan garis putih pada ujung jarik dan ada pengkolan atau lipatan. Sementara wiru solo garis putihnya disembunyikan dengan cara ditekuk ke dalam," tambah Ny Sugino.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorGlori K. Wadrianto

    Terkini Lainnya

    Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

    Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

    Internasional
    Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

    Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

    Nasional
    Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

    Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

    Nasional
    Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

    Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

    Internasional
    Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

    Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

    Nasional
    Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

    Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

    Nasional
    Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

    Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

    Megapolitan
    Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

    Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

    Megapolitan
    14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

    14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

    Regional
    Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

    Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

    Regional
    Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

    Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

    Internasional
    Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

    Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

    Megapolitan
    Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

    Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

    Nasional
    Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

    Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

    Internasional
    Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

    Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

    Regional

    Close Ads X