Kompas.com - 15/04/2013, 16:22 WIB
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Sembilan siswi yang dicabuli anggota DPRD Kabupaten Sampang asal fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Moch Hasan Ahmad alias Ihsan (44) rata-rata masih belajar di sekolah menengah pertama (SMP).

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Hilman Thayib, Senin (15/4/2013). Menurut Hilman, berdasaran pengakuan tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Samaran, Kecamatan Tambelengan, Sampang ini telah meniduri sembilan korbannya. Namun sampai saat ini masih tiga orang yang melapor, yakni ASR (16), NTC (16), dan SDH (16). Ketiganya adalah warga Surabaya dan masih berstatus pelajar SMP.

Anggota Komisi A bidang pemerintahan DPRD Kabupaten Sampang itu berhasil dibekuk di hotel Pitstop, Jalan Semut Baru, Surabaya beberapa waktu lalu.

''Kami juga amankan dua wanita yang diduga sebagai penyedia perempuan di bawah umur yakni Dea Ayu (20), dan Dini Rahmawati (22),'' kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Hilman Thayib, Senin (15/4/2013).

Dalam penangkapan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya berupa tanda pembayaran hotel, uang tunai sebesar Rp 1,2 juta, dan sejumlah telepon selular yang berisi bukti percakapan via SMS antara ketiga tersangka.

Ketiga tersangka kini masih diperiksa intensif di Mapolrestabes Surabaya dan terancam hukuman 15 tahun penjara karena terjerat Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.