Lion: Ada 101 Penumpang dan 7 Awak Pesawat

Kompas.com - 13/04/2013, 17:09 WIB
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Umum Lion Air Edward Sirait, Sabtu (13/4/2013), memastikan jumlah penumpang pesawat Lion Air 737-800 NG yang tergelincir di laut dekat Bandara Ngurah Rai Bali, berjumlah 101 orang. Mereka terdiri dari 95 penumpang dewasa, 5 anak-anak, dan 1 bayi. Pesawat diawaki oleh tujuh orang. Dengan demikian total ada 108 orang.

Pesawat Lion air dengan nomor penerbangan JT 904 jurusan Bandung-Denpasar tergelincir dan terjatuh ke laut. Akibatnya, badan pesawat patah di bagian belakang dekat ekor. Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi pada pukul 15.35 Wita tersebut. Seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi.

Sampai saat ini, seperempat bagian pesawat tersebut mengapung di laut. Petugas Kepolisian Daerah Bali berupaya memberikan pertolongan kepada penumpang dibantu petugas medis PT Angkasa Pura.

Pesawat tersebut tinggal landas dari Bandara Husein Sastranegara pukul 12.48 WIB. Namun, saat hendak mendarat di Bandara Ngurah Rai, pesawat tersebut tergelincir di ujung barat landasan yang berada di perairan laut Pantai Kuta.

 

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ambon Kembali Jadi Zona Merah Covid-19, Pemkot: Masyarakat Kurang Disiplin

    Ambon Kembali Jadi Zona Merah Covid-19, Pemkot: Masyarakat Kurang Disiplin

    Regional
    Pernikahan Putri Edy Rahmayadi Akan Digelar dengan Konsep Berbeda

    Pernikahan Putri Edy Rahmayadi Akan Digelar dengan Konsep Berbeda

    Regional
    Ketua DPRD Magetan Angkat Indriana, Siswi SMK yang Tinggal di Kandang Ayam Jadi Anak Asuh

    Ketua DPRD Magetan Angkat Indriana, Siswi SMK yang Tinggal di Kandang Ayam Jadi Anak Asuh

    Regional
    Penumpang Pesawat Positif Corona dari Surabaya Sempat Ada di 15 Lokasi di Pontianak

    Penumpang Pesawat Positif Corona dari Surabaya Sempat Ada di 15 Lokasi di Pontianak

    Regional
    Dimarahi Emak-emak Pedagang Kaki Lima, Mahyeldi: Itu Risiko Jadi Wali Kota

    Dimarahi Emak-emak Pedagang Kaki Lima, Mahyeldi: Itu Risiko Jadi Wali Kota

    Regional
    DIY Tambah 28 Pasien Sembuh Covid-19, Terbanyak dari Kabupaten Bantul

    DIY Tambah 28 Pasien Sembuh Covid-19, Terbanyak dari Kabupaten Bantul

    Regional
    Meski Kesulitan Bayar UKT, Dokter Residen di RSUP Kandou Manado Tetap Layani Pasien

    Meski Kesulitan Bayar UKT, Dokter Residen di RSUP Kandou Manado Tetap Layani Pasien

    Regional
    Tagihan Listrik Rp 19 Juta, YLKI: PLN Jangan Limpahkan Kesalahan Pencatatan pada Konsumen

    Tagihan Listrik Rp 19 Juta, YLKI: PLN Jangan Limpahkan Kesalahan Pencatatan pada Konsumen

    Regional
    KLHK: Perusahaan Pembakar Lahan di Jambi Harus Bayar Rp 590 Miliar

    KLHK: Perusahaan Pembakar Lahan di Jambi Harus Bayar Rp 590 Miliar

    Regional
    Gubernur NTT Berharap Tak Ada Lagi Cleaning Service yang Bersihkan Sampah ASN...

    Gubernur NTT Berharap Tak Ada Lagi Cleaning Service yang Bersihkan Sampah ASN...

    Regional
    Ada 26 Kasus Covid-19 di Tegal, Ini Perintah Ganjar kepada Wali Kota Dedy

    Ada 26 Kasus Covid-19 di Tegal, Ini Perintah Ganjar kepada Wali Kota Dedy

    Regional
    Keluarga Indriana: Masih Bersyukur Ada Warga yang Pinjamkan Kandang Ayam untuk Tinggal

    Keluarga Indriana: Masih Bersyukur Ada Warga yang Pinjamkan Kandang Ayam untuk Tinggal

    Regional
    Ini Video Detik-detik Pelaku Lempar Bom Molotov ke Kantor DPC PDI-P Cianjur

    Ini Video Detik-detik Pelaku Lempar Bom Molotov ke Kantor DPC PDI-P Cianjur

    Regional
    Viral, Video Wali Kota Padang Dimaki Ibu-ibu Pedagang Kaki Lima

    Viral, Video Wali Kota Padang Dimaki Ibu-ibu Pedagang Kaki Lima

    Regional
    Kebakaran Pabrik Plastik di Kawasan Sentul, Warga Berhamburan Keluar

    Kebakaran Pabrik Plastik di Kawasan Sentul, Warga Berhamburan Keluar

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X