Kompas.com - 10/04/2013, 11:08 WIB
|
EditorRusdi Amral

DEMAK, KOMPAS.com - Ribuan pengungsi akibar banjir di Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, kesulitan mendapat tempat pengungsian. Mereka mengungsi di rumah-rumah tetangga yang tidak kebanjiran dan emperan toko.

Mastikah (37), warga Desa Ngemplak, Kecamatan Mijen, Rabu (10/4/2013), mengaku sudah mengungsi di emperan toko sejak Selasa (9/4/2013) malam. Dia mengungsi bersama keluarga-keluarga lain, termasuk anak kecil dan orang lanjut usia dengan menggunakan tikar.

"Kami belum mendapat tempat pengungsian yang layak. Namun kami sangat berterima kasih kepada pemilik toko yang mengizinkan bagian depan toko ditempati," kata Mastikah.

Saat ini, tim SAR, warga, dan BPBD terus mengevakuasi warga. Namun warga-warga yang sudah dievakuasi itu ada yang belum mendapat tempat pengungsian.

Mereka terpaksa berdesak-desakan di rumah-rumah warga yang tidak kebanjiran, emperan toko, dan tepi jalan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.