Pelantikan Gubernur Sulsel Dijaga Ketat - Kompas.com

Pelantikan Gubernur Sulsel Dijaga Ketat

Kompas.com - 05/04/2013, 10:44 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pengamanan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan terpilih periode 2013-2018, Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'mang diperketat. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi agar kegaduhan seperti yang terjadi di Palopo tak terulang di Makassar.

3.100 personil gabungan dari TNI/Polri disiagakan untuk melakukan pengamanan dalam pelantikan yang digelar, Senin (8/4/2013) mendatang. Pengamanan terbagi dari empat bagian, yakni ring satu sebanyak 100 personil, ring dua sebanyak 200 personil, ring tiga 400 personil, dan sisanya sebanyak 2.400 ditempatkan di ring empat.

Juga disiagakan kendaraan taktis berupa, tiga unit mobil Anoa, dua unit Barracuda, tiga unit watercanon dan tiga unit mobil escape. Turut hadir satu tim atau sebanyak 10 orang penjinak bom (jibom) yang mensterilkan lokasi pelantikan di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.

Gelar pasukan dalam rangka persiapan pengamanan tersebut dilaksanakan Jumat (5/4/2013) di depan rumah jabatan Gubernur, dipimpin Kepala Badan Pertahanan Keamanan (Kaba Harkam) Mabes Polri, Komisaris Jendral (Komjen) Polisi, Oegro Seno.

Terlihat hadir Kepala Polda Sulselbar, Inspektur Jendral (Irjen) Polisi Mudji Waluyo, Panglima Kodam VII Wirabuana Mayor Jendral (Mayjen) M Nizam dan para petinggi TNI/Polri di Sulselbar.

Saat gelar pasukan ini, hadir pula Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dua periode, Syahrul Yasin Limpo - Agus Arifin Nu'mang, Ketua DPRD Sulsel, M Roem, dan para pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurut Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) M Ridwan yang dikonfirmasi disela-sela gelar pasukan, ring satu berada di sekitar obyek pelantikan, ring dua berada di luar ring satu.

Selanjutnya, ring tiga berada di jalan, dengan radius 50 meter dari obyek pelantikan, dan ring empat di bagian terluar, dan menjaga obyek-obyek vital di Kota Makassar. "Kita juga siapkan penembak jitu. Sniper sebanyak satu tim atau sekitar 10 orang ini akan ditempatkan di tempat-tempat strategis," kata Ridwan.

"Kalau Jibom, sehari sebelum acara sudah mensterilkan lokasi pelantikan. Adapun aksi-aksi massa saat pelantikan, akan dihadang oleh Polsekta dan Polrestabes Makassar. Tentunya, Polwan, Kowad, Kowal dan Wara," kata Ridwan.


EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Regional
Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Internasional
Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Nasional
Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Nasional
Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Internasional
Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional

Close Ads X