Kompas.com - 20/03/2013, 14:50 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

KUPANG, KOMPAS.com - Program pemberdayaan ketahanan pangan masyarakat desa dengan sebutan "anggur merah" di NTT mendongkrak suara pasangan calon gubernur Frans Lebu Raya- Benny Litelnoni.

Masyarakat desa takut kehilangan dana Rp 250 juta per desa sehingga tetap memberi dukungan ke Frans Lebu Raya, menjadi gubernur NTT 5 tahun lagi. Demikian dikatakan dosen FISIP Unika Kupang, Urbanus Hurek di Kupang, Rabu (20/3/2013).

Program pemberdayaan masyarakat desa dengan sebutan " anggur merah" atau anggaran untuk masyaraat menuju sejahtera. Dengan program itu, kasus kasus kemanusiaan. Seperti rawan pangan, gizi buruk, gagal panen dan lainnya yang selama ini menimpa masyarakat dapat ditekan. Apalagi prorgam itu selalu disasar pada kantong kantong kemiskinan.

"Ketika program itu diluncurkan banyak pihak berkomentar sinis, pesimis dan lainnya, tetapi masyarakat tentu menikmati. Meskipun program ini tidak lepas dari kepentingan politik, tetapi faktanya masyarakat senang dengan apa yang sudah mereka peroleh, ketimbang janji-janji baru,"katanya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.