Kompas.com - 11/03/2013, 02:29 WIB
EditorBenny N Joewono

DENPASAR, KOMPAS.com - Bagi umat Hindu yang harus melaksanakan kegiatan ritual piodalan di tempat suci keluarga (merajan) maupun pura desa adat bertepatan dengan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1935 pada Selasa (12/3/2013) tetap melaksanakannya seperti biasa.

"Namun hanya menggunakan sarana ritual tingkatan terkecil dan sudah selesai sebelum matahari terbit," kata Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, Dr I Gusti Ngurah Sudiana, di Denpasar, Minggu (10/3/2013).

Ia mengatakan, demikian pula kegiatan ritual tingkat desa adat (pekraman) yang bersamaan dengan hari suci Nyepi tetap dilaksanakan sebelum matahari terbit tanpa menggunakan api (dupa).

Selain itu tidak menggunakan instrumen gamelan gong maupun tembang-tembang kekidung dan warga sari serta kegiatan ritual itu tetap dipimpin pemangku, namun hanya dihadiri para penjuru (tokoh dan pengurus) desa adat setempat.

Sedangkan umat lainnya dapat melakukan sembahyang dari tempat suci keluarga masing-masing. Ngurah Sudiana menjelaskan, ketentuan PHDI terkait brata penyepian dapat disesuaikan dengan kondisi (dresta) yang berlaku, dengan ketentuan tidak banyak menyimpang dari pelaksanaan tapa brata penyepian.

PHDI mengeluarkan pedoman tentang pelaksanaan Hari Suci Nyepi hasil rapat pengurus majelis tertinggi umat Hindu tentang perayaan Hari Suci Nyepi tahun baru saka 1935.

Rangkaian pelaksanaan upacara Nyepi disesuaikan dengan tempat, waktu dan keadaan di suatu desa (desa kala patra), termasuk tradisi di masing-masing desa adat di daerah ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Umat Hindu pada hari suci itu melaksanakan tapa brata penyepian yang meliputi tidak menyalakan api (Amati Geni), tidak melakukan kegiatan (Amati Karya), tidak bepergian (Amati Lelungan) serta tidak mengadakan rekreasi, bersenang-senang atau hura-hura (Amati Lelanguan).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.