Kompas.com - 07/03/2013, 18:19 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Unggulnya pasangan Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry berdasarkan hasil hitung cepat dalam Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara dinilai bukti bahwa PKS masih eksis dan masih dipercaya rakyat meskipun tengah menghadapi masalah besar.

"Ini membuktikan bahwa PKS masih eksis dan dipercaya rakyat. Semoga berkah ini terus berlanjut hingga Pemilu 2014 ," kata Ketua DPP PKS Aboe Bakar Al Habsy di Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Seperti diketahui, PKS baru menghadapi masalah setelah Luthfi Hasan Ishaaq ketika menjadi Presiden PKS terjerat kasus dugaan korupsi impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

Aboe Bakar mengatakan, hasil Pilgub Sumut itu bisa mendongkrak semangat seluruh kader PKS. Selanjutnya, kata dia, kader PKS di Sumut memiliki tugas panjang untuk mensukseskan Gatot-Erry dalam pembangunan Sumut lima tahun ke depan.

Politisi PKS lain, Indra, mengatakan, hasil Pilgub Sumut maupun Pilgub Jawa Barat membuat pihaknya percaya diri mampu memperoleh suara tiga besar di Pemilu 2014 seperti target partai. "Semoga kepercayaan warga Sumut bisa dijalankan dengan baik dan amanah oleh Gatot-Erry," kata Indra.

Sebelumnya, berdasarkan hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia, pasangan Gatot-Erry unggul dengan perolehan suara mendapat 32,93 persen suara. Adapun pasangan Gus Irawan Pasaribu-Soekirman mendapat 19,21 persen, Effendi MS Simbolon-Jumiran Abdi 26 persen, Chairuman Harahap-Fadly Nurzal 8,67 persen, dan Amri Tambunan-RE Nainggolan 12,89 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    KPK Buka Peluang Kembangkan TPPU Terkait Kasus Bupati HSU Abdul Wahid

    KPK Buka Peluang Kembangkan TPPU Terkait Kasus Bupati HSU Abdul Wahid

    Nasional
    Menpan RB Sebut PNS Bisa Pindah Antar-Kementerian Maupun ke BUMN

    Menpan RB Sebut PNS Bisa Pindah Antar-Kementerian Maupun ke BUMN

    Nasional
    Jaksa Agung Resmikan Tim Insiden Siber Kejagung

    Jaksa Agung Resmikan Tim Insiden Siber Kejagung

    Nasional
    12 Kereta Api Jarak Jauh dari Stasiun Gambir Dialihkan ke Stasiun Jatinegara Antisipasi Arus Dialihkan Terkait Reuni 212

    12 Kereta Api Jarak Jauh dari Stasiun Gambir Dialihkan ke Stasiun Jatinegara Antisipasi Arus Dialihkan Terkait Reuni 212

    Nasional
    Kunjungi Bali, Jokowi Tinjau Sejumlah Fasilitas dan Infrastruktur KTT G20

    Kunjungi Bali, Jokowi Tinjau Sejumlah Fasilitas dan Infrastruktur KTT G20

    Nasional
    Respons Kemenlu soal Isu China Protes Pengeboran di Laut China Selatan dan Latihan Garuda Shiled

    Respons Kemenlu soal Isu China Protes Pengeboran di Laut China Selatan dan Latihan Garuda Shiled

    Nasional
    Kemenkes: Eropa Jadi Penyumbang Tertinggi Kasus Covid-19 di Tingkat Global

    Kemenkes: Eropa Jadi Penyumbang Tertinggi Kasus Covid-19 di Tingkat Global

    Nasional
    KPK Selisik Aset Milik Bupati HSU Abdul Wahid yang Diduga Berbeda dari LHKPN

    KPK Selisik Aset Milik Bupati HSU Abdul Wahid yang Diduga Berbeda dari LHKPN

    Nasional
    Kemenkes Sebut Varian Omicron Tak Tingkatkan Keparahan bagi Masyarakat yang Sudah Divaksinasi

    Kemenkes Sebut Varian Omicron Tak Tingkatkan Keparahan bagi Masyarakat yang Sudah Divaksinasi

    Nasional
    Kapal Perang TNI AL dan ASEAN Latihan Bersama dengan Rusia di Belawan hingga Sabang

    Kapal Perang TNI AL dan ASEAN Latihan Bersama dengan Rusia di Belawan hingga Sabang

    Nasional
    Mulai Bekerja Setelah Dilantik, Ini Profil 7 Anggota Komisi Nasional Disabilitas

    Mulai Bekerja Setelah Dilantik, Ini Profil 7 Anggota Komisi Nasional Disabilitas

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Peringatan BMKG soal Potensi Tsunami 8 Meter | Alasan Vaksinasi Menurun karena Banyak Daerah Inginkan Vaksin Sinovac

    [POPULER NASIONAL] Peringatan BMKG soal Potensi Tsunami 8 Meter | Alasan Vaksinasi Menurun karena Banyak Daerah Inginkan Vaksin Sinovac

    Nasional
    Nelayan Indonesia, Australia, dan Riwayat Permasalahan di Perairan

    Nelayan Indonesia, Australia, dan Riwayat Permasalahan di Perairan

    Nasional
    Luhut Sebut Aturan Karantina Luar Negeri Diperpanjang dari 7 Hari Jadi 10 Hari

    Luhut Sebut Aturan Karantina Luar Negeri Diperpanjang dari 7 Hari Jadi 10 Hari

    Nasional
    Luhut Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

    Luhut Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.