Kompas.com - 07/03/2013, 12:51 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

MAGELANG, KOMPAS.com — Seratus hektar tanaman salak di Desa Nglumut dan Desa Sudimoro, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terancam kekeringan di musim kemarau mendatang.

Hal ini berpotensi terjadi karena bendung darurat yang dibangun warga telah hanyut terseret banjir bulan Januari lalu. Sarimin, pengurus kelompok tani salak Ngudi Makmur 2 di Desa Sudimoro, mengatakan, kali ini petani sudah tidak sanggup untuk kembali membangun bendung darurat.

"Tahun lalu saja, kami sudah mengeluarkan uang Rp 15 juta untuk membangun bendung darurat," ujar Sarimin, Kamis (7/3/2013). Bendung permanen di Kecamatan Srumbung rusak karena berkali-kali diterpa hujan dan diterjang banjir lahar dingin pada 2011.

Sarimin mengatakan, saat ini petani salak sudah sangat khawatir akan ancaman kekeringan karena bulan April biasanya sudah menjadi awal kemarau.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.