Orang-orang Gila Berkeliaran, Warga Lampung Resah - Kompas.com

Orang-orang Gila Berkeliaran, Warga Lampung Resah

Kompas.com - 06/03/2013, 08:12 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Keberadaan orang gila di Kota Bandar Lampung cukup meresahkan warga sehingga pemerintah kota didesak segera menertibkan mereka agar tidak berkeliaran di jalan raya dan tempat-tempat umum.

"Orang gila sudah masuk rumah warga untuk mengambil makanan dan barang-barang lainnya," kata Joko (34) di Bandar Lampung, Rabu (6/3/2013).

Dia mengatakan, orang gila yang sering berkeliaran itu tidak mengenakan pakaian, padahal warga telah memberikan baju dan celana, tetapi tidak dikenakannya. Bukan hanya itu, penderita penyakit jiwa itu terkadang berteriak-teriak sehingga membuat warga takut, khususnya perempuan dan anak kecil.

Keberadaan orang gila itu sudah dilaporkan kepada pihak kelurahan, tetapi belum ada tanggapan, padahal telah meresahkan. "Kami berharap Dinas Sosial yang berwenang dalam penanganan masalah ini segera melakukan tindakan karena keberadaan mereka sangat meresahkan warga. Mereka perlu mendapat perawatan atau pengobatan," katanya.

Pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandar Lampung mengaku sudah menjaring belasan orang gila yang berada di Kota Tapis Berseri itu. "Kami selalu menjaring orang gila yang berada di sejumlah kelurahan dan kecamatan," kata Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Bandar Lampung, Muzarin Daud.

Dia mengatakan, Dinsos selalu memantau keberadaan orang gila ini. Razia pun dilakukan terhadap mereka dan dilakukan pendataan jika mereka mengetahui alamatnya, akan diantar ke keluarganya.

Namun, banyak di antara mereka yang lupa akan alamat rumahnya. Dalam merehabilitasi orang gila tersebut, pihak Dinsos bekerja sama dengan tempat Rehabilitasi Sinar Jati dan Rehabilitasi Olia Rahma, Kecamatan Kemiling.

"Tahun 2013 diperkirakan orang gila akan bertambah di Bandar Lampung. Diperkirakan karena beban ekonomi dan tekanan dalam rumah tangga. Mereka banyak berusia 30 hingga 40 tahun," katanya.

Untuk kelancaran operasional, pihaknya telah menganggarkan dana sekitar Rp 50 juta. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi konsumsi para orang gila selama di penampungan dan honor petugas penertiban.


EditorKistyarini
Komentar

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Megapolitan
Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Regional
Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Megapolitan
Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Internasional
Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Megapolitan
Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Nasional
Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Regional
Soal Tuntutan Pengemudi Ojek 'Online', Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Soal Tuntutan Pengemudi Ojek "Online", Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Nasional
Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Megapolitan
Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Internasional
Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Regional
Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Megapolitan
Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Regional
Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Nasional
KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

Nasional

Close Ads X